KPU Langkat Akan Memecat Mar Jika Terbukti Bersalah



Ketua KPU Langkat Agus Arifin

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, langsung menyikapi kasus dugaan pencabulan terhadap empat Orang siswa SD Negeri 056642 Dusun V Kampung Baru, Pangkalan Siata, yang diduga dilakukan Mar (30) yang menjabat sebagai Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS)  Desa Pangkalan Siata, Kecamatan Pangkalan Susu, yang juga sebagai Guru Honorer di Sekolah tersebut.

Ketua KPU Langkat, Agus Arifin, menyatakan keprihatinannya terhadap adanya kasus pencabulan yang menimpa empat Siswa SD itu.

"Kami Prihatin terhadap kasus tersebut yang melibatkan anak anak sebagai korbannya. Kami belum mengetahui kejadian pastinya dan masih menunggu proses selanjutnya," ucap Agus Arifin, Jumat (14/9).

Menurut Agus, pihaknya baru tau dari pemberitaan media masa bahwa kasus tersebut diduga dilakukan salah satu jajaran kami di tingkat Desa.

"Kami akan mengambil tindakan tegas dan akan memecatnya jika prosesnya telah sampai di Kepolisian," ucap salah seorang anggota KPU Langkat, Muhammad Khair.

Disoal apakah PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Pangkalan Susu telah melaporkan kasus tersebut ke KPU Langkat, anggota KPU Langkat lainnya yaitu Tengku Muhammad Benyamin mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan itu dari PPK Pangkalan Susu via Whatsapp.

Sebagaimana di diketahui, empat siswa perempuan yang berumur sekitar 9 hingga 11 tahun menjadi korban pencabulan yang diduga pelakunya Mar, antara lain adalah FZ dan DR siswa kelas III, SA siswa kelas IV dan AH siswa kelas V SD 056642 Pangkalan Siata.

Terpisah, Guru Bimbingan Konseling (BK) SD Negeri 056642 Pangkalan Siata, Cici, membenarkan peristiwa dugaan pencabulan tersebut.

"Ya, dan telah dilaporkan ke Polsek Pangkalan Susu,” ujarnya. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments