Kepsek SDN 056426 Gergas : Saya Tidak Pernah Mengatakan Akan Segera Memecat Guru Honorer



SDN 056426 Gergas

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Kepala Sekolah SDN 056426 Desa Gergas, Kecamatan Wampu, Hj Mariana, menyangkal adanya pemberitaan di salah satu Media Online yang mengatakan melalui salah seorang Narasumber bernama Barus, bahwa dirinya akan segera memecat Giyatno (seorang Guru Honorer) dari Sekolah yang di pimpinnya itu.

Pernyataan itu membuat dirinya berang, dan mengatakan bahwa hal itu tidak benar seperti yang diucapkan oleh sang Narasumber.

"Ngarang itu, saya tidak pernah mengatakan itu. Kalau ngomong seperti itu, berarti saya kejam kali. Tapi kalau saya ngomong bahwa jabatan Pak Giyatno gak boleh Double, itu baru betul," beber Wanita berhijab ini, saat di konfirmasi awak media, Rabu (26/9) Siang.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku tidak pernah mengatakan bahwa untuk proses belajar mengajar, Guru Honorer tersebut di gantikan oleh Orang lain, sedangkan gajinya diambil (Giyatno) sendiri.

"Yang ada saya bilang bahwa untuk proses belajar mengajar, memang digantikan oleh orang lain. Tapi prihal gaji itu, saya tidak mengatakan kalau itu diambil sendiri oleh dia (Giyatno)," bebernya.

Terpisah, Giyatno, Guru Honorer yang dimaksud, saat di konfirmasi prihal pemberitaan itu juga menyangkal dan menganggap bahwa berita itu menjudge dirinya.

"Dalam berita itu, si Narasumber bernama Barus. Sedangkan di Desa Gergas, tidak ada warga yang bernama Barus. Bahkan dalam berita itu tidak ada konfirmasi ke saya," beber Giyatno, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa di Desa Gergas, seraya mengatakan bahwa dirinya merasa di pojokkan dalam pemberitaan itu.

Untuk itu, sambung Giyatno, dirinya berencana akan berkordinasi dengan instansi terkait, guna menanyakan prihal isi berita tersebut yang dianggapnya berat sebelah.

"Saya sempat tanyai staf saya di Kantor, apa ada yang mencari saya untuk konfirmasi terkait Guru Honorer, tapi Staf kami mengatakan tidak ada," beber Giyatno.

Seolah permasalahan tidak kunjung habis di SDN 056426. Sebelumnya, di Sekolah tersebut juga ada dugaan seorang Oknum Guru Olahraga berinisial Sur dan berstatus Pegawai Negeri Sipil yang mengajar di SD 056426 Desa Gergas, dituding mengikat lidah anak didiknya yang bernama Bintang (6), yang merupakan anak dari pasangan Suyono dan Dewi.

Namun, permasalahan tersebut kini sudah selesai, karena keduanya (Orangtua Siswa dan Oknum Guru Sur) sudah melakukan perjanjian damai setelah dimediasi oleh P2TP2A Kabupaten Langkat.

Kini, Oknum Guru berinisial Sur dan sudah bersertifikasi ini, disebut sebut jarang masuk Sekolah untuk melakukan proses belajar mengajar sebagaimana tanggung jawabnya.

Menurut informasi dari warga sekitar, ada dugaan kalau Sur juga sering me-Mark Up Absensi, agar dirinya bisa mengambil hak nya berupa gaji.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kabupaten Langkat, Syaiful Abdi, akan segera menindaklanjuti laporan dari sumber informasi yang dimaksud.

"Akan segera kita Cross cek dan akan segera kita tanyakan kepada pihak Pengawas Sekolah. Sebab, untuk guru yang sudah sertifikasi, wajib mengajar selama 24 jam dalam seminggu," tutupnya. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon