Diduga Akibat Galian C, Sungai Gertang Mengering Hingga Puluhan Kilometer



Sungai Gertang yang mengering dan bisa dilalui kendaraan

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Puluhan Kilometer Sungai Gertang atau aliran Sungai Wampu yang berada di Desa Sei Bertung, Kecamatan  Serapit, mengalami kekeringan dan terlihat dasar sungainya.

Dugaan keringnya Sungai Gertang karena diakibatkan maraknya galian C yang berada di Hulu Sungai.

Tanpa memperhatikan kelestarian dan kebersihan aliran sungai, para pengusaha nakal mengorek galian pasir dan batu. Mereka membendung sungai sehingga aliran sungai tertutup, padahal sungai ini merupakan kebutuhan bagi warga yang berada di Desa Sei Bertung untuk melakukan aktifitas seperti mencuci dan mandi.

Tidak hanya itu, Sungai yang biasanya sebagai tempat air mengalir ini sudah seperti Sungai mati, karena sudah bisa di lalui oleh Kendaraan. karena airnya sudah mengering diakibatkan pengerukan galian di Hulu Sungai yang di lakukan para pengusaha yang tidak bertanggung jawab.

Meskipun terdapat beberapa bagian air yang tersisa di aliran Sungai, namun kondisi air Sungai Gertang ini sudah panas seperti air kolam karena airnya tidak mengalir.

Di tambah lagi dengan musim kemarau berkepanjangan yang melanda Kabupaten Langkat, sehingga bendungan galian yang di buat oleh pengusaha terkesan seperti dinding yang berada di tengah Sungai karena air di Hulu Sungai tidak mampu melewati bendungan tersebut.

Ulah dari para pengusaha nakal yang melakukan pengorekan Sungai yang semena mena ini tampaknya belum juga ada tindakan tegas dari Pemerintah Kabupaten Langkat.

Menurut warga sekitar yang bernama Murni, keringnya aliran Sungai Gertang ini sudah terjadi sejak Tiga Bulan yang lalu.

"Keringnya air karena pengerukan di Hulu Sungai, sehingga warga Desa sudah tidak bisa lagi memanfaatkan air Sungai," ucap Murni, Senin (3/9).
                               
Warga Desa Sei Bertung, Kecamatan Serapit, hanya bisa berharap pada Pemerintah Kabupaten Langkat,
agar menindak pengusaha yang tidak bertanggungjawab. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments