logo

Diamankannya 5 Nelayan Langkat, Rumah Bahari Layangkan Protes



Foto ilustrasi Net

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Direktur Eksekutif Rumah Bahari, Azhar meyakini 5 orang nelayan asal Kabupaten Langkat yang ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia merupakan korban penculikan. Hal ini disampaikannya berdasarkan berbagai pengalaman saat mendampingi para nelayan korban penangkapan pihak Malaysia atas tudingan melanggar batas perairan dan juga atas pengakuan dari pihak keluarga dari nelayan yang kini ditahan di Penang Malaysia tersebut.

Azhar menuturkan, Rumah Bahari yang kini melakukan pendampingan terhadap para keluarga dari nelayan tersebut mendapat informasi bahwa para nelayan tersebut berangkat melaut pada Sabtu (22/9) lalu. Kemudian mereka ditangkap pada Selasa (26/9) lalu oleh pihak Malaysia.

"Hal ini diketahuhi setelah seorang nelayan bernama M.Barlin berkomunikasi dengan menggunakan HP dengan nomor Malaysia memberi kabar  kepada istrinya Siti Fatimah. Disitu dijelaskannya kronologis penangkapannya dan mereka mengaku saat itu masih ada di perairan Indonesia," katanya, Kamis (27/9).

Dalam pendampingannya, Rumah Bahari menurut Azhar akan melayangkan surat protes kepada Malaysia melalui Kementerian Luar Negeri dan juga melalui Badan Keamanan Laut Indonesia serta Kementerian Kelautan dan Perikanan. Protes ini menurutnya penting mengingat dua negara sudah menyepakati perjanjian untuk tidak menindak nelayan yang masuk dalam zona abu-abu yang belum disepakati tapal batasnya.

"Para nelayan ini memiliki GPS dan mengaku masih di wilayah perairan Indonesia, kok tiba-tiba ditangkap. Ini pelanggaran terhadap perjanjian yang ada. Memang kebiasaan mereka, kapal-kapal nelayan kita yang kecil yang masuk wilayah abu-abu sering mereka tarik hingga ke wilayah mereka dan kemudian disana ditangkap," ketusnya.

Diberitakan sebelumnya 5 orang nelayan asal Langkat ditangkap oleh polisi diraja Malaysia dengan tuduhan melanggar batas perairan. Kelima nelayan tersebut yakni  Abd. Rahman ritonga (37) (tekong), Alfan (43), M. Barlin (39), Danu dirja (30 ) dan Zulkifli (54). (Put)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.