Demi Menuntut Ilmu, Ratusan Siswa Langkat Harus Menyeberangi Sungai




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Minimnya sarana Jalan dan Jembatan di Kabupaten Langkat, membuat Ratusan Siswa Sekolah harus mengarungi laut, untuk sampai ke Sekolah.

Seperti yang terjadi di Dua Desa yang ada di Kabupaten Langkat, Ratusan Siswa
Sekolah sejak puluhan tahun silam harus mengarungi laut untuk bisa menimba ilmu.

Kedua Desa tersebut yakni Desa Perlis dan Desa Kelantan, yang berada di Kecamatan Babalan. Tidak ada
Pilihan lain bagi warga di Dua Desa ini. Selain menggunakan Sampan, sebab tidak ada akses jalan Darat menuju Kota Pangkalan Berandan.

Setiap pagi, Ratusan siswa Sekolah ini harus mengarungi lautan dengan menggunakan Sampan kecil.

Semangat anak anak di Dua Desa Pesisir Pantai untuk menuntut ilmu terpancar dari wajah mereka, meski setiap
Pagi mereka harus berhimpitan di atas Sampan beramai ramai yang suatu saat dapat membahayakan
Keselamatan mereka.

Walau Jarak kedua Desa
Dengan daratan hanya berjarak 200 meter saja, namun Kondisi ini sudah
Berlangsung sejak puluhan tahun.

Menurut salah
Seorang Siswa yang bernama Windi, dirinya harus berangkat dari rumahnya di Desa Perlis menuju Sekolah dengan menggunakan akses Sampan Dayung.

"Ongkos kami Sekolah sekali pergi Seribu Rupiah," ucap Windi, Jumat (14/9).

Tidak sampai di situ saja, Windi dan kawan kawan kemudian
Meneruskan perjalanan menuju Sekolahnya di Pangkalan Berandan dengan menggunakan Becak Bermotor.

Kondisi ini juga sangat di keluhkan Orangtua Siswa. Sebab, mereka harus mengeluarkan uang tidak sedikit setiap hari untuk anak anaknya pergi ke Sekolah.

"Setiap hari saya harus menyediakan 15 atau 20 Ribu setiap harinya," ucap Orangtua Siswa yang bernama Biyah.

Mirisnya, banyak
Juga anak anak yang tidak meneruskan Sekolah karena terbentur biaya.

Untuk itu, masyarakat sekitar meminta kepada Pemkab Langkat untuk membangun Jalan atau Jembatan menuju Dua Desa tersebut.

Selain untuk memudahkan akses Transportasi, Jembatan menuju Desa Perlis dan Desa Kelantan bisa meningkatkan  perekonomian Warga. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments