logo

5 Pelajar SMPN 7 Binjai Nyaris Jadi Korban Penculikan Jual Ginjal

Kelima anak korban penculikan


Binjai- Metrolangkatbinjai. com

Sedikitnya, 5 siswa SMPN 7 Binjai yang masih duduk dibangku kelas satu sampai tiga dikabarkan selamat dari kasus percobaan penculikan oleh seorang pria dewasa tak dikenal di pusat perbelanjaan BSM di Jl Soekarno Hatta, Kel. Dataran Tinggi, Kec. Binjai Timur, Jumat (21/09) sekira pukul 13.00 siang. Satu diantara lima siswa tersebut ternyata ponakan dari Anggota DPRD Kota Binjai, Irfan Asriandi dari Fraksi PAN.

Berdasarkan informasi dirangkum, kejadian itu bermula saat kelimanya diketahui sedang berada di BSM untuk bermain game. Disana, kelimanya kebetulan bertemu dengan pelaku yang menawarkan mereka untuk bergabung bersama tim futsal binaannya di Medan.

Polosnya lagi, kelima korban setuju aja diajak pelaku ke Medan dengan alasan untuk keperluan berbelanja bola. Mereka pun berangkat naik kereta api kesana.

Sesampainya di Medan, tiga diantara kelima korban pun diajak langsung untuk memilih baju bola di Center Poin. Sedangkan dua lainnya disuruh nunggu di mushola dekat Center Poin. Dimana sebelumnya untuk meyakinkan korbannya pelaku mengajak mereka untuk sholat ashar di mushola tersebut.

Sejurus kemudian, kedua korban spontan merasa curiga karena sudah terlalu lama menunggu ketiga rekannya yang tak balik balik. Hingga akhirnya mereka pun mendatangi Polsek terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Mendapat laporan itu, petugas pun langsung mencari keberadaan ketiganya di Center Poin. Syukurnya, ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dari dalam mall tersebut.

Kepada petugas, korban mengaku awalnya sempat menolak ajakan pelaku. Namun setiap kali bertanya pelaku langsung menepuk pundak korban. " Kalau kalian mau kuculik buat apaku kalian kuajak sholat, " ucap korban menirukan ucapan pelaku.

Bahkan, satu diantara kelima pelaku sempat dipinjami hapenya oleh pelaku buat poto poto. Alasannya pelaku perlu kamera poto yang jernih. Sampai sekarang hape milik korban lenyap diembat pelaku.

Mereka baru sadar setelah berbelanja pelaku tak juga muncul untuk melakukan pembayaran di kasir. Alhasil, mereka pun kebingungan dan akhirnya diselamatkan oleh polisi. Namun sayangnya, pelaku sudah keburu kabur melarikan diri saat hendak diringkus.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Firman saat dikonfirmasi membenarkan. Hari ini, kata Firman pihaknya sudah menerima laporan dari korban dugaan kasus percobaan penculikan tersebut.

" Laporannya sudah diterima dan sedang dalam proses penyelidikan, " ucapnya.

Sementara itu, Kasek SMPN 7 Dra Hj Merry Yosepha Gusnaini saat ditemui menghimbau kepada seluruh peserta didiknya untuk selalu waspada dan jangan mau diajak oleh orang tak dikenal. " Kalau memang sudah selesai sekolah langsung pulang ke rumah jangan main kemana mana, " sebutnya.

Di tempat terpisah, Anggota DPRD Kota Binjai, Irfan Asriandi dari Fraksi PAN menilai bahwa pelaku diduga merupakan jaringan sindikat penculikan anak yang sering menjual organ tubuh manusia seperti ginjal di pasar gelap. " Tadi saya ikut mendampingi mereka untuk buat laporan pengaduan ke kantor polisi, karena salah satu korbannya merupakan ponakan saya sendiri, " katanya. (bay)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.