Walikota Binjai Canangkan Kampanye Imunisasi MR



Walikota Binjai HM Idaham beserta Ibu, saat melihat suntikan imunisasi


Binjai-Metrolangkatbinjai.com
Walikota Binjai HM Idaham SH MSi, mencanangkan  kampanye imunisasi  measles dan rubella (MR) di Kota Binjai, bertempat di SD negeri 024772, Jalan Bejomuna, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (01/8).

Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali oleh Walikota didampingi  ketua TP PKK Hj Lisa Andriani, kepala BNN Kota Binjai, Kepala Dinas  Kesehatan Dr Mahaniari Manalu dan yang mewakili Forkopimda.

Walikota Binjai HM Idaham dalam sambutannya mengatakan, penyakit  measles atau campak dan rubella merupakan penyakit yang berbahaya  karena bisa menimbulkan kecacatan.

“Karena itu perlu   langkah mengeliminasi penyakit campak dan rubella, salah satunya adalah melalui  imunisasi," kata Idaham.

Ditegaskannya,  imunisasi sangat penting utk membangun generasi   masa depan yang sehat.  Untuk membangun kota cerdas dibutuhkan manusia 
cerdas, dan untuk membangun manusia  cerdas hal yang paling penting adalah kesehatan. Karena itulah   Idaham sangat berharap  dukungan dari semua pihak untuk 
mendukung suksesnya   kampanye imunisasi MR di Kota Binjai.

Idaham juga mengingatkan kepada  camat dan lurah agar  ikut memberikan pemahaman kepada  para orangtua tentang pentingnya imunisasi MR  dan kepada petugas kesehatan agar lebih dulu melakukan pengamatan terhadap kondisi fisik anak yang akan diimunisasi.

“Kita berharap tidak ada kecemasan orangtua yang anaknya akan diimunisasi,” kata Idaham.

Kepala Dinas Kesehatan  Kota Binjai Dr Mahaniari Manalu mengatakan,  kampanye imunisasi MR  di Kota Binjai tahun ini menyasar 70.809 jiwa anak, mulai usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun .

Dijelaskannya, campak dan rubella adalah penyakit infeksi menular  melalui saluran nafas yang disebabkan virus.  Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius  hingga menyebabkan kebutaan hingga kematian. Sedangkan   rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, namun bila menular pada ibu hamil  dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

“Tidak ada pengobatan  untuk campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah  dengan imunisasi MR, dimana satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus," kata Mahaniari.

Di kota Binjai, imunisasi measles rubella akan dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu mulai bulan Agustus sampai  September 2018. Pada bulan Agustus akan dilaksanakan di seluruh sekolah, mulai tingkat PAUD, TK, SD/MI sederajat dan SMP/MTS sederajat. Pada bulan September 2018  akan dilaksanakan di Puskesmas, pustu serta  posyandu  yang ada di Kota Binjai. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon