logo

Ups, ! Seleksi Bawaslu Langkat Disoal, Ada Dugaan Timsel ' Bermain'



Medan-Metrolangkatbinjai. com


Sejumlah calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Langkat memprotes Tim Seleksi atas hasil keputusan yang dikeluarkan. Para calon anggota itu protes, karena hasil seleksi tidak sesuai dengan realitanya.

Salah satu calon anggota Bawaslu yang memprotes keputusan itu adalah Irwan Kesuma. Dia bersama rekannya menduga, ada peemainan di Tim Seleksi sehingga mereka tidak diluluskan.

Kecurigaan Irwan semakin menguat, karena sejak awal tes dirinya merasa layak. Terlihat pada nilai ujian Computerize Asissted Test (CAT). Irwan ada di posisi 8. Sementara rekannya Alimuddin berada pada rangking 3. 
Sedangkan Magfirah berada di ranking 2. 

Hasil itu merwka dapat karena sudah berpengalaman soal kompetensi kepemiluan. "Ujian CAT itu kan soal pemilu. Kami 2014 sudah Panwascam. Jadi sudah paham," kata Irwan di Kota Medan, Rabu (8/8).

Sementara itu, koleganya Alimuddin heran kenapa malah calon yang berada di atas 10 besar yang lulus. Dugaan permainan seleksi CAT ini, juga semakin menguat setelah ada beberapa calon yang diduga melakukan pelanggaran.

Contohnya sebut Irwan, ada calon yang melakukan plagiat saat menunjukkan makalah kepada Timsel. Juga ada calon yang punya rekam jejak berfoto dengan pasangan calon dan beberapa pelanggaran lainnya.

"Yang soal plagiat makalah itu sepertinya diabaikan oleh Timsel," kata Alimuddin.
Lebih jauh lagi, mereka menginginkan Timsel transparan terkait hasil itu. Jangan sampai semakin mencuat dugaan kalau timsel melakukan kolusi dengan para calon.

Alimuddin Lubis dan Irwan Kusuma sudah melaporkan beberapa kejanggalan ke Bawaslu Sumut. Mereka juga akan melaporkan hal ini ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut. Mereka meminta Pansel dievaluasi dan dipertanyakan independensinya.

Terpisah, salah satu Tim Seleksi Elvi Hadriany mengatakan, bahwa timsel sudah melakukan penilaian sesuai prosedur. 

Sejauh ini dia memang mengaku sudah mendapat banyak komplain dari para peserta. Khususnya yang tidak lulus. Namun dia menganggap itu hal yang biasa.

Disinggung ihwal peringkat nilai ujian yang disoal beberapa peserta, Elvi malah menanyakan balik dari mana mereka tahu soal rangking penilaian itu.

Dia pun menyarankan agar komplain itu disampaikan ke Bawaslu Sumut. Karena saat ini proses seleksi sudah masuk tahapan fit and proper test. 

"Saya tau pasti ada yang komplain. Saya selalu di komplain. Kami kan ada penilaian sendiri. Tetap menyarankan untuk membuat keberatan, pengaduan masyarakat ke Bawaslu. Jangan koar-koar diluar. Buktikan dengan data lengkap," tandasnya.
(Yong/JPC)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.