Terserang DBD, Warga Desa Pantai Cermin Meninggal Dunia






Ilustrasi Net

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Mustafa (25) meninggal dunia akibat menderita DBD yang menyerang Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat.

Sebelum meninggal dunia, Mustafa sempat dirawat dirumahnya selama 3 hari. Namun karena tak kunjung sembuh, keluarga akhirnya membawanya ke RSUD Tanjung Pura untuk mendapat perawatan secara intensif.

Mustafa beserta keluarga tiba di RSUD Tanjung Pura pada Minggu (26/8) sekira Pukul 16.00 Wib. Namun sayang, usaha keluarga tidak mendapatkan hasil. Usai ditangani Dokter di UGD RSUD Tanjung Pura selama 1 jam, akhirnya Mustafa menghembuskan nafas terakhir sekira pukul 17.00 Wib.

Informasi yang berhasil di himpun, Senin (27/8), menyebutkan, Mustafa terpapar DBD, dengan trombosit 36.000.

Selain mustafa, beberapa warga Desa lainnya juga terserang DBD. Salah satunya adalah istri Tenang, Ketua BPD Desa Pantai Cermin, yang saat ini terbaring dengan kondisi lemah, dengan tangan terinfus.

Tenang, nama panggilan ketua BPD ini menyatakan, sebelum istrinya sakit, terlebih dahulu anaknya terserang penyakit DBD. Setelah dinyatakan sembuh oleh dokter, kemudia anaknya diperbolehkan pulang.

Tenang berharap, ada kepedulian Pemerintah Langkat, khususnya Dinas Kesehatan Langkat, yang saat ini belum melaksanakan Pogging untuk membunuh nyamuk penyebab DBD di Desa Pantai Cermin.

Kepala Desa Pantai Cermin, Komeri Edi mengatakan, sudah ada 16 warganya diduga terserang penyakit DBD. Dirinya juga mengakui, kalau sebagian warganya yang sakit DBD sudah ada yang pulang kerumahnya masing-masing.

Namun pihaknya tidak membantah warganya saat ini, masih Opname sedang terbaring di beberapa rumah sakit akibat DBD.

”Kita sudah melaporkan kejadian ini ke Bidan Desa, agar segera di lakukan Pogging, sebelum bertambahnya korban jiwa.

Informasi dihimpun, Demam Berdarah DBD dulu disebut penyakit “break-bone” karena kadang menyebabkan nyeri sendi dan otot di mana tulang terasa retak.

Demam berdarah ringan menyebabkan demam tinggi, ruam, dan nyeri otot dan sendi. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), dan kematian.

Demam Berdarah Dengue , diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Infeksi virus tersebut biasanya menyebabkan beberapa gejala seperi demam, pusing, nyeripada bola mata, otot, sendi, dan ruam. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments