Terkait Diamankannya Ibrahim Hasan, Ketua DPRD Binjai : Mari Kita Rapatkan Barisan Melawan Peredaran Narkoba




Ketua DPRD Kota Binjai H Zainuddin Purba SH 

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Bak artis dadakan, nama Ibrahim Hasan, Oknum Anggota DPRD Langkat dari Partai Nasdem menjadi perbincangan hangat masyarakat. Namun, bukan prestasi yang di torehkan olehnya, tetapi karena dirinya terlibat peredaran kasus Narkoba.

Setelah melalui proses panjang, Ibrahim Hasan bukan sebagai kurir atau bandar kecil, tapi pemilik sekaligus bandar besar yang terlibat sindikat Internasional.

Diamankannya Ibrahim Hasan, tentunya ikut mempengaruhi Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Sebagai Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah yang berkedudukan sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah di Provinsi/Kabupaten/Kota) di Indonesia, tentunya tingkat kepercayaan masyarakat menjadi berkurang.

Ketua DPRD Kota Binjai H Zainuddin Purba SH, angkat bicara terkait penangkapan Ibrahim Hasan. Di temui di rumahnya, Selasa (21/8) Sore, Legislator Partai Golkar yang akrab di sapa "Pak Uda" ini mengatakan sangat Prihatin atas kejadian tersebut.

"Kita Prihatin, karena hal ini mempengaruhi DPRD Kota/Kabupaten lain yang selama ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada DPRD rendah, kini semakin rendah," sesalnya.

"Dari awal sudah saya sampaikan, bukan hanya Bandar atau Pelaku Perusak Lingkungan saja, bahkan orang orang yang disiapkan Bandar atau Perusak Lingkungan jangan kita pilih untuk menjadi Wakil Rakyat," sambung Pak Uda, yang kini mencalonkan diri sebagai Calon Legislatilf Tingkat Provinsi, Dapil 12 (Binjai-Langkat).

Untuk itu, pintanya, mari kita rapatkan barisan melawan Peredaran Narkoba. Sebab, selain menghancurkan generasi muda, saat ini sudah terasa menghancurkan Perekonomian kita.

"Lihat saja, sekarang ini uang kontan untuk putaran Ekonomi masyarakat di simpan oleh Bandar dan di belanjakan Narkoba ke Luar Negeri," tegasnya.

Sebagai Ketua DPRD Kota Binjai, dirinya juga menghimbau kepada seluruh anggotanya untuk menjauhi segala bentuk Narkoba, agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.

"Kepada seluruh Anggota DPRD Kota Binjai, tolong sampaikan kepada masyarakat untuk bersama sama memerangi Narkoba," harapnya.

Disoal Sanksi apa yang akan di berikan bila anggota DPRD Kota Binjai terlibat peredaran Narkoba atau pemakai Narkoba, H Zainuddin Purba mengatakan bahwa hal itu akan di kembalikan ke Partai Politiknya.

"Untuk Sanksi, kita kembalikan ke Parpol masing masing dan Aparat Penegak Hukum. Artinya kalaupun ada Anggota DPRD Kota Binjai yang berani melakukan, pasti tau resikonya," tutupnya.

Di ketahui, Akhir pekan kemarin, Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengamankan 7 tersangka yang terlibat peredaran Narkoba di Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.  Dalam penangkapan itu, nama Ibrahim Hasan yang turut diciduk.

Saat diamankan, Ibrahim Hasan sedang bersosialisasi karena yang bersangkutan selain Anggota DPRD,  juga mencalonkan diri kembali menjadi Caleg tahun 2019.

Deputi Bidang Pemberantasan BNN,  Irjen Arman Depari mengatakan, Narkoba jenis Sabu sebanyak tiga karung dan 30 ribu butir ekstasi itu dibawa dari Malaysia pada malam hari. Bahkan, serah terima dilakukan di laut dengan koordinat tertentu yang sudah ditentukan.

"Penjemput (yang berjumlah 4 orang) berangkat dari Pangkalan Susu, kemudian barang yang diterima dibawa ke darat. Sementara di Pangkalan Susu sudah ada tiga orang yang siap menerima barang tersebut," jelasnya. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments