Seputar Anggota DPRD Terlibat 150 Kg Sabu-Sabu : Ketua DPD Nasdem, Kalau Terbukti Kita Pecat

Ketua DPD Nasdem Langkat H Ajai Ismail

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Diamankannya oknum anggota DPRD Langkat dari Partai Nasdem berinisial IH (45) oleh petugas BNN pusat karena dugaan keterlibatan peredaran 150 Kg sabu-sabu bersama 6 orang warga lainya kemarin di dermaga Pangkalan Susu, jelas menyentak publik khususnya masyarakat Langkat. 

Tak hanya warga yang dibuat terperangah. Aparat penegak hukum terkait yang ada di Kab Langkat juga dibuat geleng-geleng kepala Karena merasa kebobolan. Seperti terkena sirep, tak satupun petugas di Langkat bisa menjelaskan pengungkapan kasus narkotika terbesar di Langkat ini. 

Seperti halnya Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Langkat, H Ajai Ismail SE saat dikonfirmasi metrolangkatbinjai. com Senin (20/8) seputar kabar penangkapan oknum anggota DPRD Langkat asal Partai nya tersebut. 

Menurut Acai, begitu ia biasa disapa, sampai sejauh ini Ia sendiri juga belum mendapat kepastian soal kasus yang melibatkan kader Nasdem tersebut. Saya aja taunya IH ditangkap dari koran Metro Langkat, makanya saya bingung juga kalau ditanya. Malah saya mau balik bertanya, infonya seperti apa. " Ujar Acai saat dikonfirmasi via seluler. 

Meski begitu, Acai mengatakan kalau dirinya pagi-pagi sudah menemuia Ka BNK Langkat guna mengkonfirmasikan kabar dimaksud. Tadi pagi saya langsung jumpai Ka BNK untuk menanyakan hal dimaksud,menurut Ka BNK memang ada BNN pusat turun ke Langkat dan mengamankan 7 orang warga dimana satu diantaranya adalah anggota DPR Langkat. " Ketus Acai. 

Sambung Acai lagi, masih menurut pengakuan Ka BNK katanya, saat ini ketujuh warga tersebut sudah diboyong ke Jakarta guna pengembangan kasusnya.  Mengenai detailnya Ka BNK juga tidak mengetahuinya. " Beber Acai. 

Lanjut Acai, dirinya juga sempat menghubungi IH melalui hand phone kemarin guna mengkonfirmasi langsung, namun nada sambungnya tak dijawab. Semalam gitu IH diamankan, anggota ada memberitahukan saya, kemudian saya coba menghubungi, tapi tak bisa masuk. 

Kalau hari ini saya tidak ada menghubungi, saya takut nanti kekmana pulak sama BNN, soalnya inikan kasusnya luar biasa kalau memang benar.. " Ujar Acai. Disoal sangsi apa yang akan dikenakan terhadap IH bila terbukti nantinya bagian dari sindikat narkotika, dengan tegas anggota DPRD langkat inipun mengatakan akan memecat IH. 

" Sangsi partai jelas pemecatan bila nantinya terbukti,begitu juga dengan pencalegkannya yang sudah masuk kita akan ajukan komplain ke KPU agar namanya dicoret dan digantikan dengan yang lainya.

Disoal sosok IH dimatanya, Acai mengatakan kelihatan baik-baik saja.  Kalau orangnya agak pendiam jarang ngomong, dan dia orang baik setahu saya.,sebab kalau tidak baik mana mungkin dia didukung masyarakat hingga duduk di DPR. " Ujar Acai. 

Untuk diketahui Selain IH petugas BNN juga mengamankan enam warga lainya. Keenam orang tersebut adalah US (43) Kepala Dusun II Desa Paya Tampak, Kec pangkalan Susu,Hen (45) warga Lorong Abdi Desa Sei Siur, Pangkalan Susu diketahui menjabat Kepala Kantor Pos Pangkalan Susu, Ham(47) Warga Desa Paya Tampak,Pangkalan Susu, bekerja sebagai sopir. 

Yan (40) warga Desa Pintu Air, Kecamatan Pangkalan Susu, IJ (45) penduduk Desa Paya Tampak, Pangkalan Susu dan Ia (40)warga Desa Pintu Air, Kecamatan Pangkalan Susu. 

Informasi yang dirangkum metrolangkatbinjai.com menyebutkan, penangkapan IH dan rekan-rekanya merupakan hasil pengembangan penangkapan sabu-sabu seberat 150 kg oleh petugas BNN dikawasan Perairan Sei Lepan wilayah hukum Polsek Pangkalan Brandan. 

Hasil penyelidikan petugas, barang bukti sabu-sabu seharga lebih kurang Rp. 200 milyar tersebut, melibatkan oknum anggota DPRD Langkat IH. Selanjutnya petugas BNN bergerak cepat.

Minggu (19/8) sekitar pukul 16.30 wib,  petugas mendapati IH dan teman-temannya sedang berada didermaga TPI Pangkalan Susu di Jln Pelabuhan, Kelurahan Beras Basah, Pangkalan Susu. 

Saat IH dan teman-temannya turun dari dalam Boat yang dinaiki, petugas langsung bergerak menangkapnya. Tanpa melakukan perlawanan apapun, IH dan teman-temannya pasrah dilingkari borgol kedua tangannya. 

Guna penyelidikan lebih lanjut, petugas yang tak ingin memberikan keterangan kepada wartawan inipun langsung bergerak pergi sambil membawa ketujuh orang tersebut. (yong)






Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments