Sekretaris DPC Partai Bulan Bintang : PBB Tidak Dalam Posisi Dapat Mencalonkan Atau “Mengusung” Pasangan Calon Manapun Dalam Pilpres 2019





Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Sikap Politik Partai Bulan Bintang (PBB) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, tidak dalam posisi dapat mencalonkan atau mengusung pasangan Calonnya.

Artinya, Partai Bulan Bintang tidak mengusung Pasangan Calon Jokowi-Ma'ruf Amin ataupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, pada Pilpres 2019 nanti.

Itu di benarkan oleh Yoga Hamogaon, yang menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Bulan Bintang Kota Binjai, saat di konfirmasi awak media, Senin (13/8). Menurutnya, hal itu sesuai dengan ucapan Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, tentang dukung mendukung Capres/Cawapres.

Yoga mengatakan, adapun tanggapan yang di sampaikan oleh Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, bahwa PBB tidak mempunyai kursi di DPR, dan hanya mempunyai suara sah secara Nasional.

"Pencalonan dua pasangan Calon sebagaimana telah kita ketahui, dua duanya menggunakan kursi, bukan suara Sah secara Nasional. Dengan digunakannya cara ini, maka PBB tidak dalam posisi dapat mencalonkan atau “mengusung” pasangan Calon manapun dalam Pilpres 2019," ucap Yoga, menirukan ucapan Yusril Ihza Mahendra.

Yoga Hamogaon juga menambahkan bahwa Yusril Ihza Mahendra meminta seluruh Kadernya untuk Fokus ke Pemilihan Legislatif (Pileg), agar PBB memperoleh suara di atas 4 Persen, sehingga dapat kembali Eksis di DPR.

Tidak hanya itu, sambung Yoga, baik Jokowi maupun Prabowo tidak pernah mengajak PBB untuk mendukung mereka.

"Pak Yusril juga mengatakan, kalau mereka (Jokowi maupun Prabowo) tidak pernah mengajak kita untuk mendukung mereka, jadi untuk apa kita capek capek mendukung salah satu dari mereka. Mereka tidak mengajak PBB itu wajar saja, karena kita tidak punya kursi di DPR sekarang ini," beber Yoga.

Yusril Ihza Mahendra juga mengatakan, sambung Yoga, untuk Pemilu 2019 pun, menurut hitungan Lembaga Lembaga Survey, Partai Bulan Bintang diduga takkan lolos PT 4 Persen. Karena itu, kedua pasangan Capres/Cawapres tidak memperhitungkan kita.

"Kalau orang lain menganggap kita tidak penting, janganlah kita GR merasa diri kita penting. Kita tidak perlu menjadi seperti orang menderita Sakit Jiwa, merasa diri kita penting dan besar (Megalomania), padahal kenyataannya kita tidak seperti itu," tegas Yoga, menirukan ucapan Yusril.

Untuk mengatasi semua ini, beber Yoga yang juga menjabat sebagai BKPRMI Kota Binjai, kita tidak punya pilihan kecuali kerja keras dan Fokus menghadapi Pileg, agar kita Eksis dan kembali diperhitungkan orang lain.

"Sedangkan untuk Pilpres, jangan banyak menyita waktu kita, karena tidak akan ada manfaat apapun yang kita peroleh dari Pilpres ini," ungkap Yoga, sesuai tanggapan Yusril, sembari mengatakan bahwa tanggapan Ketum PBB itu di sampaikan pada tanggal 9 Agustus 2018 lalu. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments