Relawan Lingkungan Dirikan Sekolah Alam Di Pinggir Hutan Leuser





Para siswa sedang belajar di Sekolah Alam Leuser

Berawal dari Keprihatinan dengan Kondisi Pendidikan anak di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kabupaten Langkat, sejumlah Relawan Lingkungan mendirikan Sekolah Alam di pinggir Hutan Leuser.

Adalah, Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang di namakan Sekolah Alam Leuser.

Sekolah ini berada tepat di Pinggir Hutan Taman Nasional Gunung Leuser, tepatnya di Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Dahulunya lokasi ini merupakan pintu masuk bagi para Pembalak Liar untuk masuk ke hutan TNGL tanpa ijin, dan melakukan Pembalakan liar.

Prihatin dengan kondisi Pendidikan anak anak di pedalaman hutan Leuser, sejumlah Relawan mendirikan Sekolah Alam Tingkat SMP.

Pendirian Sekolah ini di dasari atas tidak adanya Sekolah Menengah Pertama di Sekitar Bukit Mas. Sama seperti Sekolah SMP lainnya, di Sekolah ini juga berlaku Kurikulum Nasional.

Bedanya, Sekolah ini juga menerapkan Pendidikan Lingkungan, Pertanian dan Kehutanan bagi Siswanya.

Ruang Kelas di Sekolah ini hanya 1 Kelas saja. Sisanya, Para siswa akan di ajarkan langsung menerapkan ilmunya di alam bebas.

Sebagian besar Siswa Sekolah ini merupakan anak dari pada Pembalak liar yang tinggal di sekitar Desa Bukit Mas.

Para Orangtua Siswa mengaku senang karena anak mereka bisa
belajar, meski mereka juga malu karena sebagian dari mereka adalah pembalak liar.

Menurut ketua relawan lingkungan, Panut Hadisiswoyo mengatakan, di harapkan nantinya dengan adanya Sekolah ini,
dapat meningkatkan Pendidikan anak anak di sekitar Hutan.

"Tujuannya untuk menyadarkan Warga sekitar tentang pentingnya menjaga Hutan," ucap Panut Hadisiswoyo, Selasa (7/8).

Saat ini, Sekolah Alam Leuser sudah memulai aktifitas belajar mengajar dengan jumlah siswa 15 orang. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon