Rangkuti Ditemukan Membusuk Dipingrir Rel Paluh Manis

Makmur Rangkuti yang ditemukan membusuk dipingir Rel Paluh ManIs Gebang


Gebang-Metrolangkatbinjai.com

Seorang warga Dusun IV Cinta Rakyat, Desa Paluh Manis, Kec Gebang, Kab Langkat, Selasa (21/8) sore sekitar pukul 16.30 WIB, ditemukan tewas dipinggir rel dengan kondisi badan mulai membusuk.

Korban bernama Makmur Rangkuti (65) ditemukan petama  kali oleh Udan warga sekitar dalam keadaan tewas tertentang, di parit pinggir rel Jalan Sisinga Mangaraja, Dusun IV Cinta Rakyat, Desa Paluh Manis, tak jauh dari kediaman korban, saat ditemukan kondisi korban sudah membengkak dipenuhi belatung dan mengeluarkan aroma bau busuk yang menyengat.

Menurut keterangan beberapa warga, korban diketahui mengalami sedikit gangguan kejiwaan sejak istrinya meninggal, dimana korban sudah menghilang sejak tanggal 17 Agustus lalu sebelum akhirnya ditemukan tewas di pinggir rel.

"Sudah lima hari ayah kami cari, kesana kemari sibuk semua mencari ayah, dan tadi sore ada warga yang bilang kalau ayah ditemukan sudah meninggal dipinggir rel",  ucap Jefry (30) sedih, anak korban yang ditemui Metro Langkat di lokasi kejadian.

Kapolsek Gebang AKP Henry David Bintang Tobing saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan, "Korban sudah beberapa hari meninggalkan rumah, dan pihak keluarga sudah membuat laporan ke Polsek.

Dari hasil pemeriksaan dari tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan pihak keluarga sudah membuat pernyataan agar korban tidak diotopsi ", ucap Kapolsek sembari menjelaskan jika korban tewas diduga akibat penyakit yang dideritanya.

Diketahui selama ini korban memiliki beberapa penyakit dalam, dan kondisi ini diperparah sejak istrinya meninggal dunia, sehingga korban mengalami depresi dan  gangguan kejiwaan.

"Sejak istrinya meninggal, korban menjadi defresi ditambah penyakit batu karang yang dideritanya, dia sering berjalan kesana kesini tanpa arah tujuan, kasihan juga kita melihatnya", ucap beberapa warga menjelaskan jika korban meninggalkan 5 orang anak. (Bud)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments