logo

Oknum Kades Cabul Bebas Keliaran Di Polres Langkat


Oknum Kades Mar yang dilaporkan pencabulan

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Oknum kepala desa Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat,Dar (46) yang dilaporkan atas kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, tampak bebas seliweran di Polres Langkat, Senin (27/8) siang kemarin. 

Bebasnya Darminto keluar masuk Polres Langkat mengundang perhatian masyarakat. Pasalnya, seorang pelaku pencabulan seperti tanpa rasa bersalah sedikitpun keluar masuk dikantor kepolisian. 

Kasat Rekrim Polres Langkat AKP M Firdaus ketika dikonfirmasi Metrolangkatbinjai. com via Whatsapp Selasa (28/8) mengatakan pihaknya belum melakukan penahanan. 

Belum, karena besok (Rabu-red) masih melakukan pemeriksaan saksi. " Ujar Kasatreskrim menjawab konfirmasi wartawan anda.

Disoal kenapa yang bersangkutan belum juga diamankan Polisi, dengan enteng Kasat Reskrim mengatakan sabar. " Sabar pak, masih pemeriksaan saksi-saksi. "Ketusnya. 

Sekedar diketahui Perbuatan tak terpuji oknum Kades Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat terus diungkap.

Kalau sebelumnya kasus pencabulan yang dilakukan oknum tersebut terhadap salah seorang warga yang masih kerabatnya itu  dikabarkan telahpun didamaikan oleh petugas hingga yang bersangkutan lepas dari jeratan hukum, kini korban lainya bermunculan. 
Warga yang sudah tak mau lagi dipimpin oknum kepala desa cabul tersebut, kembali mendatangi kantor P2TP2A Kab Langkat. 
Belasan warga Desa Harapan Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat  mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat, Senin 20/8/2018.
Kedatangan belasan warga Desa Harapan Maju terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) Harapan Maju DAR alias Acong.
Kedatangan warga Desa Harapan Maju tersebut untuk membuat pengaduan atas korban lainnya Bunga (nama samaran,red) 13 tahun yang mengalami empat kali pelecehan yang dilakukan oknum Kepala Desa Harapan Maju.
Yeni Rosdiani Divisi Pelayanan kepada metrolangkatbinjai. com mengatakan, ” orang tua korban dan warga Desa Harapan Maju datang ke P2TP2A untuk mengadukan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum Kades Harapan Maju terhadap Bunga anak uska 13 tahun”.
Lanjut Yeni,” menurut informasi yang dikumpulkan P2TP2A dari warga dan korban, Bunga empat kali dilecehkan secara seksual oleh oknum kades tersebut ditempat tempat terbuka yang sunyi”.
“Dan rencananya Korban bersama warga Desa serta P2TP2A akan melaporkan kasus ini ke Polres Langkat”, tegas Yeni yang didampingi Malahayati Divisi Hukum P2TP2A Langkat.
.(yg) 

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.