logo

Li-Tipikor : Kepergian Kades Ke Pulau Bali Merupakan Pemborosan Keuangan Negara




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Rencana Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Langkat yang akan mengunjungi Bali selama 5 hari dab di Jadwalkan keberangkatannya pada tanggal 2 Nopember 2018 yang akan datang, banyak menuai Pro dan Kontra.

Sebab, keberangkatan para Kepala Desa tersebut ke Bali memakai biaya sebesar Rp 12.950 juta per Kepala Desa yang diambil dari ADD pada APBDes 2018.

Artinya, Kepergian ke Bali jika diikuti 240 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Langkat akan menelan anggaran sebesar Rp 3.108.000.000.

Ketua LI-Tipikor Sumatera Utara HM Yamin Sembiring, melalui Sekretaris Umumnya (Sekum) Ainal Zein mengatakan, rencana kepergian para Kepala Desa ke Bali merupakan pemborosan Keuangan Negara.

“Uang sejumlah Rp 12.950.000. per Kades selama 5 hari itu merupakan pemborosan uang Negara,” tutur Ainal Zein.

Lanjut Sekum LI-Tipikor tersebut, sudah berapa kali Kades berlibur dengan alasan kegiatan. Yang dikorbankan tetap rakyat, karena dana yang digunakan adalah bersumber dari Pajak rakyat.

"Kenapa ke Bali, apa yang mau di cari disana, atau ada hal lain akan dituju di Bali. Seharusnya Kades fokus terhadap kondisi Desanya, lihat pembangunan di Desa dengan dana Desa, kalau mau dihitung ada ketidak sesuaian antara pendanaan dan Pembangunan Fisik yang menggunakan APBDes tersebut di beberapa Desa di Kecamatan wampu, Stabat dan Binjai. Padahal ukuran fisik bangunan hampir sama hitungan meterannya, seperti pembuatan parit beton, jalan setapak beton, penggunaan Paving Blok yang tidak sesuai SNI,” papar Ainal Zein dengan nada Kesal.

Untuk itu, sambung Ainal Zein, Ketua LI-Tipikor Sumatera Utara akan menugaskan Team Investigasi kelapangan untuk melihat dan meneliti sampai dimana penggunaan dana Desa bermanfaat buat masyarakat umum.

"Semoga saja saudara kami para Kades menyadari betapa pentingnya bersikap jujur dalam penggunaan uang itu. Dengan demikian liburan para kades dengan berbagai alasan kegiatan, suatu hal yang sangat mubajir dan mubajir. Semoga Allah SWT meluruskan cara berfikir para Kades Begeri ini,” ungkap Ainal Zein.

Sebelumnya, salah seorang Kades mengungkapkan rencana para kades akan berkunjung ke Bali selama 5 hari dengan biaya Rp 12.950.000. yang keberangkatannya pada tanggal 2 September 2018.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan kelurahan Kabupaten Langkat, Jaya Sitepu, menyebutkan diri tidak terlibat dalam kunjungan ke Bali hanya memfasilitasi keberangkatan para Kades, Ada pihak ketiga melaksanakannya. (Put)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.