Ketua DPC Granat Kota Binjai : Sabu Ibrahim Hongkong Bisa Bikin Warga Langkat Dan Binjai Tidak Tidur Selama Dua Hari



Ketua DPC Granat Kota Binjai Robby Effendy Hutagalung

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Ketua DPC Granat Kota Binjai, Robby Effendy Hutagalung, angkat bicara terkait diamankanya Ibrahim Hasan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Langkat yang di amankan BNN karena menyelundupkan Narkoba Ratusan Kilogram.

Menurutnya pria yang selalu berpenampilan nyentrik ini, 150 Kilogram Sabu sabu bisa jadi diracik menjadi sekitar 200 Kilogram untuk disebut jadi (KW 1). 

"Jika harga 1 gram sabu itu senilai Rp 700 ribu, maka total sabu yang ditangkap ini totalnya bisa berkisar Rp 105 M hingga Rp 140 Miliar," tegasnya, Selasa (21/8) Sore.

Bicara soal efek paling sederhana, sambung Robby, biasanya usai menggunakan Narkoba jenis sabu sabu, mereka memilih tidak tidur. 
 
"Maka jika Sabu yang ditangkap ini menurut hitungan saya mampu membuat tidak tidur warga Langkat dan Binjai selama 2 hari berturut-turut," pungkasnya.

Lanjutnya, saya berasumsi bahwa 1 gram sabu ini bisa dikonsumsi untuk 10 orang. Artinya, 150 Kilogram Sabu sabu tersebut bisa untuk 1,5 Juta orang. 

"Berapa penduduk Langkat? Sesuai data ada 1 juta orang. Berapa penduduk Binjai? Paling 400 ribu penduduk. Masih ada sisa 100 ribu orang lagi. Artinya, mungkin di distribusikan ke Medan dan Deliserdang yang berbatasan langsung dengan Binjai," papar Robby.

Lebih lanjut di katakan Robby Effendy, jika 150 Kilogram Sabu sabu yang baru ditangkap itu digunakan secara serentak, maka seluruh warga Binjai dan Langkat tidak tidur selama 2 hari dan sebagian warga Deliserdang dan Medan pun begitu. 

"Itu pun kalau hanya efek yang begitu. Bagaimana dengan efek lainnya? Efek depan terutama," tutupnya dengan penuh rasa kecewa.

Kini, Ibrahim Hasan hanya bisa menyesali perbuatannya. Usai di amankan BNN, dirinya juga di Pecat dari Kader Partai Nasdem, yang selama ini telah membesarkan namanya.

Sekretaris DPW
Partai Nasdem Sumut,  Iskandar ST, membenarkan hal itu. Menurutnya, Partai Nasdem sangat terpukul dengan perbuatan yang dilakukan oleh Ibrahim.

Sebab, sambung Iskandar, selama ini sosok tersebut menurut mereka tidak pernah terindikasi terlibat kasus-kasus pelanggaran hukum.

Partai Nasdem juga mengapresiasi kinerja BNN RI dalam mengungkap kasus ini. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments