Kepala Pelaksana Harian Lapas Binjai : 9 WBP Di Perbolehkan Pulang Setelah Menerima Remisi Umum




Kepala Pelaksana Harian Lapas Binjai Agus Susanto S. Sos.

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Datangnya Hari Kemerdekaan selalu di sambut bahagia oleh seluruh Rakyat Indonesia. Pada umumnya, masyarakat yang berada di Kota hingga Pelosok Desa, merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dengan berbagai Perlombaan dan Kegiatan.

Ternyata, datangnya Hari Kemerdekaan juga membawa berkah bagi para Narapidana yang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) ataupun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Di Binjai, sebanyak 394 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)  yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas llA Binjai, diusulkan untuk mendapat Remisi Umum 17 Agustus 2018.

Jumlah WBP yang mendapat Remisi Umum tersebut adalah Narapidana yang melanggar Tindak Pidana Umum, Tindak Pidana Khusus (PP No 99 Tahun 2012), serta Tindak Pidana Khusus (PP No 28 Tahun 2006).

Kepala Pelaksana Harian (Plh) Lapas Klas llA Binjai, Agus Susanto S. Sos, saat di temui awak media diruangannya, Jumat (17/8) Siang mengatakan, dari Jumlah WBP yang di usulkan untuk memperoleh Remisi Umum 17 Agustus 2018, di dominasi oleh Narapidana yang tersandung kasus Kriminal Umum.

"Pemberian Remisi bisa di lihat pada PP 99. Sedangkan untuk WBP yang tersandung Kasus Narkoba dan Tipikor yang hukumannya diatas 5 tahun, dan ada ketentuan Khusus yang di atur. Mereka kita usulkan mengurus JC (Justice Collaburator)," ucap Agus Susanto.

Begitupun, sambung Agus Susanto, untuk mendapatkan Remisi Umum, WBP minimal harus menjalani hukuman terlebih dahulu selama 6 bulan.

Dirinya juga mengatakan, di Hari Ulang Tahun RI ke-73 ini, sebanyak 11 WBP dinyatakan bebas setelah menerima Remisi Umum. Namun, dari 11 WBP, hanya 9 orang yang di perbolehkan untuk Pulang.

"Sebenarnya Jumlahnya 11 Orang yang bebas. Namun hanya 9 Orang kami perbolehkan pulang, sedangkan 2 Orang lagi harus terlebih dahulu menjalani sisa Subsidernya," beber Agus.

Agus Susanto juga mengatakan, Lapas Klas llA Binjai sebenarnya hanya mempunyai Kapasitas untuk 858 Orang saja. Namun, hingga tanggal 17 Agustus 2018, Jumlah Narapidana dan Tahanan yang ada di Lapas Klas llA Binjai sebanyak 1.830 Orang.

"Jumlah Penghuni di Lapas ini hingga Pagi tadi  berjumlah 1.830 Orang, itu termasuk Pria dan Wanita. Namun hari ini ada yang di perbolehkan pulang sebanyak 9 Orang karena mereka memperoleh Remisi Umum," beber Agus Susanto sembari mengatakan bahwa 75 Persen Penghuni Lapas Binjai di Dominasi oleh WBP yang tersandung Kasus Narkoba.

Remisi adalah pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Menurut Pasal 1 Ayat 1 Keputusan Presiden Republik Indonesia No 174 Tahun 1999, Remisi adalah pengurangan masa Pidana yang diberikan kepada Narapidana dan AnakPidana yang telah berkelakuan baik selama menjalani Pidana, terkecuali yang di Pidana mati atau seumur hidup.

Sementara menurut Pasal 1 Ayat 6 Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1999, Remisi adalah pengurangan masa Pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anakpidana yang telah memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam Peraturan Perundang-undangan. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments