Kasatreskrim Polres Binjai : Orangtua Bayi Akan Di Sangkakan Undang Undang Lex Specialis



Bayi yang dibuang orangtuanya

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Penyidik Unit Reskrim Polsek Binjai Utara melimpahkan berkas perkara beserta kedua tersangka pembuangan bayi di halam‎an Pesantren Dar Fatimah, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara, kepada Unit Perlindungan, Perempuan dan Anak Polres Binjai.

Menurut Polisi, kedua tersangka yang melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan cantik itu akan dinikahkan.

"‎Memang mau dinikahkan mereka," jelas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno, Rabu (29/8).

Menurut Hendro, kedua tersangka disangkakan dengan Undang-Undang Lex Specialis tentang penelantaran anak. Seandainya kedua tersangka masing-masing, Fauziah (21) warga Jalan HAH Hasan, Kelurahan Limau Sundai, Binjai Barat dan Dwi Ibnu Fajar (25) warga Jalan Tani Asli, Desa Tanjunggusta, Sunggal, Deliserdang dinikahkan, ujar Hendro, tak menutup pidananya.

Artinya, aksi buang bayi tersebut merupakan Tindak Pidana.

"(Kalau berhenti) nanti yang ribut Dinas Sosial dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Menikah tidak menutup pidana," jelas Hendro.

Sementara itu, Di Gedung Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai, Fauziah dan Ibnu‎ tampak diperiksa oleh penyidik Unit PPA Polres Binjai.

Akibatnya, wartawan tidak dapat melakukan wawancara langsung terhadap kedua pelaku.

"‎Mana bisa (berhenti). Penelantaran anak itu Lex Specialis. Enggak bisa dihentikan, lanjut (perkaranya)," sambung Hendro.

Hendro menambahkan, keduanya akan ditahan oleh penyidik. Soalnya, ancaman kurungan penjara terhadap keduanya yakni 5 tahun penjara.

Menurutnya, aksi buang bayi yang dilakukan keduanya merupakan inisiatif dari mereka. Hendro menduga, tindakan buang bayi tersebut berangkat dari inisiatif keduanya.

"Karena malu. Prediksi saya, karena enggak nikah-nikah, sampai sudah mengandung si perempuan. Makanya istilahnya, karena malu makanya dibuang," tandas mantan Kasat Reskrim Polres Madina ini.

Sebelumnya, sepasang kekasih yang merajut cinta ini ditangkap di kediaman Fauziah pada Senin (28/8) dinihari. ‎Mereka ditangkap lantaran membuang bayi di depan antren Dar Fatimah, Sabtu (25/8) lalu.

Identitas sepasang OTK yang mulanya belum diketahui, akhirnya dikuak oleh polisi. ‎Pasalnya, mereka meninggalkan jejak identitasnya di Rumah Sakit Umum Daerah DR RM Djoelham Binjai lantaran tidak mampu melunasi tunggakan biaya operasi cesar yang kurang Rp 3,5 juta. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments