logo

Kalapas Narkotika Langkat Tepis Isu Fasilitas Kamar Mewah




Foto Net




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Kabar tidak sedap melalui media sosial marak terdengar yang menyatakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Langkat, memiliki kamar mewah untuk tahanannya.

Beredarnya kabar tidak sedap tersebut, membuat pihak Lapas Narkotika Klas III Langkat menjadi gerah. Sebab, kabar atau maraknya isu di Media Sosial tersebut, seolah sepihak (tanpa konfirmasi) untuk mempertanyakan kebenaran isu tersebut ke Pihak Lapas.

Hal ini tentunya membuat Kalapas Narkotika Klas III tersebut merasa disudutkan dengan adanya kabar mengenai Lapas memiliki fasilitas mewah atau lebih istimewa dari kamar pada umumnya yang ada di Lapas

Santernya kabar yang beredar di Media Sosial tersebut, membuat para Petinggi dari Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara, beberapa kali melakukan Inspeksi Mendakak (sidak) ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat.

Informasi yang berhasil di himpun, Sidak terhadap Lapas Narkotika Klas III Langkat telah berulang kali dilakukan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara. Diantaranya pada tanggal 9 Juli 2018 lalu. Sidak tersebut dilakukan Lilik Sujandi, yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadiv Pas) Kemenkumham Sumatera Utara.

Selanjutnya, pada Bulan Agustus 2018, Inspeksi mendadak 3 kali di lakukan Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara. Diantaranya Sidak yang dipimpin Kadiv Pas yang baru, Abdul Haris. Pada tanggal 9 Agustus 2018, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara Drs Priyadi, Bc. IP. M.Si memimpin langsung inspeksi mendadak ke Lapas Narkotika tersebut. Tim yang tiba di Lapas sekira pukul 09.00 WIB diantaranya beranggotakan Kadiv Pas Abdul Haris, serta beberapa Wartawan.

Terakhir pada Tanggal 18 Agustus 2018 lalu. Sidak juga dilakukan oleh Direktur Pelayanan Tahanan Lilik Sujandi didampingi Kadiv Pas Abdul Haris. Sidak dilaksanakan Dinihari sekira pukul 1.30 WIB.

Kalapas Narkotika Klas III Langkat, Bahtiar Sitepu, saat di Konfirmasi awak media, Rabu (22/8) mengatakan, dari sidak tersebut tidak terbukti dan tidak ditemukan adanya kamar mewah di Lapas Narkotika Klas III Langkat, seperti yang di isukan sebelumnya.

“Dari Sidak pada tanggal 18 Agustus lalu, tidak ditemukan atau tidak terdapat kamar mewah. Hanya ditemukan Handphone, Kabel listrik dan Colokan," tegasnya.

Bahtiar Sitepu juga mengatakan, isu Lapas Narkotika Klas lll Langkat ini memiliki kamar mewah, tidak benar alias Hoax.

“Isu ini terus menyudutkan kita dan terjadi semenjak masuknya Narapidana yang bernama Herry Wibowo alias Kewel, yang merupakan warga Pukat Harimau, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Marelan,” beber Bahtiar Sitepu.

Lebih lanjut di katakan Bahtiar Sitepu, Kewel merupakan Narapidana pindahan dari Lapas Klas l Tanjung Gusta yang masuk ke Lapas Narkotika Klas lll Langkat pada tanggal 2 Juli 2018 lalu.

“Herry Wibowo alias Kewel merupakan Narapidana putusan perkara 3958/pidana khusus/2016/Pengadilan Negeri Medan, dengan hukuman penjara 8,8 tahun, serta denda 1 Miliar dan Subsider 1 bulan,” tegasnya. (Put)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.