HM Sajali Berjanji Akan Kooperatif Jika Kembali Di Panggil Kejari Binjai




HM Sajali saat berada di Kejari Binjai

Binjai-Metrolangkatbinjai.com
Kejaksaan Negeri Binjai (Kejari) Kota Binjai, resmi menetapkan tiga tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat peraga Sekolah Dasar se-Kota Binjai.

Namun, usai status ketiganya resmi menjadi tersangka, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai memanggil Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai, HM Sajali alias Bajor, dalam perkara tersebut, Rabu (1/8).

Di panggilnya HM Sajali, terkait seputaran dugaan perkara korupsi dengan sumber dana yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011 itu, adalah tindak lanjut atas keterangan salah satu tersangka yang telah lebih dahulu diperiksa oleh Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Binjai.

HM Sajali memasuki gedung Korps Adhyaksa yang terletak di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, sekira pukul 09:54 WIB (sesuai Daftar absen tamu Kejari Binjai) dan langsung naik ke lantai dua menuju ruang penyidik.

Dalam pemanggilannya ini, HM Sajali alias Bajor dicecar sedikitnya dua belas pertanyaan, hal itu terungkap saat HM Sajali di konfirmasi awak media usia menjalani pemeriksaan.

"Tadi saya ditanya sekitar dua belas pertanyaan atas perkara saudara Ismail dan kawan-kawan," ucap Bajor.

Saat ditanya tanggapannya terkait pemanggilan atas dirinya, Bajor kembali menjawab bahwa ia bersikap kooperatif.

"Saya taat hukum, jika dipanggil saya datang dan saya dipanggil sebagai saksi, saksi itu kan tidak haram," jawab Bajor sambil berlalu meninggalkan para awak media.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan (Kajari) Binjai Victor Antonius Saragih Sidabutar SH.MH, saat dikonfirmasi awak media membenarkan pemanggilan HM Sajali alias Bajor.

"Benar, hari ini kita panggil yang bersangkutan, untuk selanjutnya kita masih lidik," ujar Kajari.

Disaat yang bersamaan terlihat juga salah satu tersangka dugaan korupsi dengan nilai pagu anggaran 1,2 Milyar atas nama Ismail Ginting memasuki ruang penyidik didampingi Penasehat Hukumnya.

Sebelumnya, pihak Kejari Binjai telah menetapkan tiga tersangka atas perkara dugaan korupsi tersebut diantaranya Bagus Bangun selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan rekanan pelaksana pengadaan barang, Direktur CV Aida Cahaya Lestari Dodi Asmara.

Yang terbaru adalah Ismail Ginting selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kota Binjai‎ yang pernah menjabat Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan merangkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Binjai. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon