Germas Mengurangi Biaya Pengobatan Kesehatan

Suasana saat berlangsungnya pertemuan koordinasi implementasi kebijakan lintas sektor Germas (Gerakan Masyarakat  Hidup Sehat), di Resto Stabat Sea Food, Lantai II, Stabat.

Stabat-Metrolangkatbinjai.com

Dinas Kesehatan (Dinkes)  Pemerintah  Kabupaten (Pemkab)  Langkat menggelar  pertemuan koordinasi implementasi kebijakan lintas sektor Germas (Gerakan Masyarakat  Hidup Sehat), di Resto Stabat Sea Food, Lantai II, Stabat, belum lama ini.


Pada kordinasi tersebut, dihadirkan  Teguh  Supriyadi SKM MPh selaku Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Provsu, sebagai nara sumber .

Dikatakannya, kegiatan Germas ini sesuai  Inpres No 1 tahun 2017 , kordinasi tentang Germas oleh Mendagri, dijelaskan  didalam hal kesehatan  bukan saja melayani orang sakit  saja tetapi melayani orang sehat juga.

“Maka  bentuk oprasional kegiatan Germas harus disosialisasikan , dengan menyampaiakan perlunya melakukan aktivitas fisik,  mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alcohol, memeriksakan kesehatan secar rutin, membersikan lingkungan, menggunakan jamban,”urainya.

Karena Germas, sambung  Teguh  Supriyadi, dapat mengurangi biaya pengobatan dan rehabilitasi  kesehatan yang cenderung mahal. Maka Germas harus dijalankan oleh seluruh masyarakat  dengan pembinaan sektroral , akademis dan Ormas


Untuk itu dalam menjalankannya, masih Teguh,  harus di identifikasi kegiatan pada masing- masing sectoral yang mendukung Germas, termasuk identifikasi kearifan local yang  mendukung Germas, lalu dianggrakan  dilaksanakan  dan di laporkan.

“Melakukan koordinasi dengan baik, caranya harus mengetahui dengan siapa dan melakukan apa , kapan  dimana dan berkordinas dengan siapa, guna menjalakan Germas dengan baik,”sebutnya.

Selanjutnya, juga dihadirkan Ahnela  Sitepu Kasi Promosi Kesehatan  dan Peran Akif juga sebagai nara sumber, dalam arahannya, menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan bekerja sama dengan pihak terkait, dalam  berupaya  menciptakan  Germas  di Langkat.

“Germas ini dimonitoring dan dilaporkan  secara berjenjang mulai dari Kabupaten \Kota lalu Gebernur, kemudian Mendagri  serta Mentri Terkait selanjutnya  ke Presiden, sebab Germas merupakan program yang menjadi perhatian  presiden,”paparnya.

Semetara itu , Isrofan Zaini SP MSi selaku Kabid Sosial Pemerintahan Bapeda Langkat, selaku kordinator , menjelaskan terkait  evaluasi perencanaan melalui RKPD terkait biaya  dalam mensoislaisasikan Germas.

“Bisa diusulkan melalui   Musrenbang  Desa, Kecamatan dan Kabupaten, tujuanya agar lebih baik lagi dan berkembangnya Germas pada masyarakat,”jelasnya.(yan.)


Show EmoticonHide Emoticon