Anggota Komisi lll DPR RI Kunjungi Polres Binjai







Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanuntak (kiri), bersama Anggota Komisi lll DPR RI  Ali Umri

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Anggota Komisi III DPR RI, HM Ali Umri, melaksanakan kunjungan kerja di Polres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (8/8).

Kehadiran Ali Umri dan rombongan disambut langsung oleh Kapolres AKBP Donald Simanjuntak dan para Kasat, Kabag, serta para Kapolsek di jajaran Polres Binjai.

Pada kesempatan itu, Kapolres Binjai AKBP Donald Simanjuntak, mengakui kalau letak Kota Binjai sangat strategis untuk dijadikan suplayer narkoba.

"Karena itu kami terus melakukan penindakan. Bahkan, penindakan yang kami lakukan masuk kategori lima besar dari hasil rekapitulasi bulanan oleh Poldasu," ujar Donald.

Penindakan tersebut, lanjut Donald, merupakan bukti keseriusan pihaknya untuk memerangi narkoba.

"Kami tidak pandang bulu. Bahkan anggota kami sendiri (oknum polisi) kami tangkap karena memiliki," tegasnya dan mengaku persoalan narkoba selalu diutarakan para tokoh di Kota Binjai.

Selain narkoba, Donald juga menyampaikan kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Binjai.

"Kasus pembunuhan ada enam kasus dan hampir rata-rata pembunuhan  berencana. Semua kasus pembunuhan ini bisa terungkap," ucapnya.

Donald juga membeberkan, saat ini pihaknya sedang menangani kasus  dugaan korupsi.

""Dalam proses ini, kami tidak melihat kepentingan apapun. Jika kami memberikan tindakan dalam perkara ini, itu bukan upaya untuk mencari-cari kesalahan," sebutnya.

Tak hanya itu, Donald juga menyebutkan rencana okupasi atau pembersihan lahan PTPN 2 yang digarap oleh masyarakat.

"Kami tidak ingin ada gesekan dalam okupasi ini. Karena itu kami akan mengundang pihak PTPN ll untuk meminta data mana saja lahan yang masih dalam HGU dan eks HGU," paparnya.

Masih banyak hal yang disampaikan Donald kepada Ali Umri, termasuk keterbatasan armada untuk melaksanakan patroli.

"Sebenarnya kami sudah mengajukan bantuan ke Pemko. Tapi sampai saat ini dan sudah cukup lama, bantuan itu belum kami peroleh," cetusnya.

Menanggapi penyampaian Kapolres, Ali Umri mengatakan, bantuan untuk kepolisian dibenarkan demi mendukung keamanan Kota Binjai.

"Persoalan ini dapat ditindaklanjuti terus. Jalin kerja sama dengan Pemko. Seperti semasa saya menjabat Walikota diperiode  lalu, kerja sama yang terjalin  dengan baik, maka keamanan juga berjalan dengan baik," kata Umri.

Tolak ukur keberhasilan pemimpin, kata Umri, dapat dilihat dari keamanan wilayahnya.

"Kalau kota itu aman dan ekonomi berjalan dengan baik, maka pemimpin itu sudah dapat dikatakan berhasil," tegasnya.

Karena itu, lanjut Umri, apa yang disampaikan Kapolres akan dibawa pada rapat dengan Kapolri. Sehingga apa program yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik.

"Satu hal yang perlu saya sampaikan, agar Polisi disayang masyarakat, bekerjalah secara profesional. Salah katakan salah, benar katakan benar," ucapnya.

Untuk mewujudkan Polisi yang profesional, sambung Umri, tentu dibutuhkan biaya yang besar.

"Anggaran itu tentunya untuk menaikkan gaji dan lainnya. Sehingga polisi profesional itu terwujud. Anggaran polisi di Komisi III tidak pernah kami tahan, semua kami naikkan," beber Umri. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon