logo

PRAKTEK PUNGLI BERKEDOK PENJUALAN ATRIBUT SEKOLAH SMPN 2 BABALAN "Kadis Pendidikan Kabupaten Langkat Diminta Tegas Menyikapi Hal Ini"




foto gerbang sekolah SMP N2 Babalan di Jalan Melati, Kel Pelawi Utara, Kec Babalan 


P. Brandan-MetroLangkatbinjai.com

Terkuaknya praktek jual beli atribut Sekolah di SMP Negeri 2 Babalan, yang mewajibkan 256 siswa baru membeli  atribut sekolah seharga Rp 95.000/siswa, mengundang reaksi keras dari berbagai kalangan.


Pasalnya, harga yang di patok oleh SMP Negeri 2 Babalan dianggap terlalu mahal dan memberatkan orang tua siswa, dimana untuk dua pasang kaos kaki, 1 buah topi, 1 buah dasi, 3 pasang atribut/simbol dan 1 buah bendera kecil dijual dengan harga Rp 95.000.


Parahnya lagi, menurut beberapa sumber yang dapat dipercaya praktek penjualan atribut pihak SMP Negeri 2 Babalan sudah berlangsung sejak lama.


Hendrik Hutagalung (49) salah seorang pemerhati pendidikan Kab Langkat yang juga aktifis 99 mengatakan, Kita sangat terkejut mendengar pihak sekolah menjual atribut seharga Rp 95.000/siswa, jauh lebih mahal dari harga pasaran yang dijual ditoko-toko, tentunya ini membebani orang tua siswa dari segi pembiayaan.


Apalagi untuk Sekolah Negeri, hal ini sudah jelas melanggar Amandemen Pemerintah yang saat ini lagi gencar-gencarnya mencanangkan kegiatan belajar yang bersih bebas pungli di lingkungan sekolah.


Bukan hanya mencoreng nama baik dunia pendidikan di Kab Langkat, namun hal ini juga sudah sangat bertentangan dengan program Nawacita Presiden Republik Indonesia Bapak Ir.H. Joko Widodo.


Maka sudah selayaknya Kepala Dinas Pendidikan Kab Langkat Dr.Saiful Abdi,SH,SE,M.Pd mengambil tindakan tegas, terhadap kegiatan yang disinyalir dijadikan ajang pungutan liar berkedok penjualan atribut sekolah di SMP Negeri 2 Babalan.


"Hal ini perlu dilakukan guna membersihkan nama baik dunia pendidikan yang bersih bebas pungli, dan memberi efek jera bagi sekolah - sekolah lainnya, agar dunia pendidikan di Kab Langkat ini tidak dijadikan sebagai ajang pungli berkedok sumbangan maupun ajang jual beli, demi mencari keuntungan pribadi," ucap Hendrik Hutagalung, sembari meminta Kadispen Kab Langkat untuk segera menindak para bawahannya yang terlibat. (Bud)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.