Polda Sumut Diminta Usut " Meledaknya " Proyek IPAL di Kota Binjai

Warga perlihatkan IPAL yang tak standart itu


BINJAI - Metro Binjai
          
Sejumlah pihak mendesak Polda Sumut untuk segera turun guna mengusut secara tuntas kasus meledaknya proyek pembangunan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) yang menyebabkan jatuhnya korban luka seorang bocah berusia 7 tahun di Lingk II Pondok, Jalan Cangkul, Kec. Binjai Utara, beberapa waktu lalu. Sebab, pasca terjadinya ledakan banyak warga mengaku khawatir atas keselamatan dan jaminan keamanan dari adanya bangunan IPAL yang berjumlah sekitar belasan di Kota Binjai.

Mereka menilai proyek bangunan IPAL dikerjakan secara asal-asalan bahkan tidak memikirkan keselamatan penduduk di sekitarnya. Padahal, proyek pembangunan IPAL yang dibiayai oleh Islamic Devlopment Bank ( IDB ) untuk TA 2017 menggunakan anggaran sekitar Rp. 400 jutaanan. 

Meski melibatkan Pokmas (Kelompok Masyarakat) dan pihak Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Binjai, namun pengerjaannya tidak becus dan membahayakan keselamatan orang banyak.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Binjai Ridho Purnama, ST ketika ditanya wartawan di kantornya, terkesan acuh tak acuh dan malah menuduh ada pihak yang sengaja membesar-besarkan masalah ini. Pihaknya mengaku sudah membantu korban luka-luka yang sempat dirawat di rumh sakit sebesar Rp. 10 juta, sebagai bentuk kepedulian dan keperihatinan.

Menurut Ketum, LSM ENPRO, Drs. M. Wahyu Pranata, ketika diminta tanggapannya terkait dengan kisruhnya masalah proyek IPAL, meminta aparat hukum Polri dan Jaksa di Kota Binjai segera bertindak cepat dan tegas melakukan pengusutan kasus ini.

“ Termasuk kwalitas proyek yang dibiayai dari dana luar negeri dan menangkap siapa saja oknum Pelaksana serta Panitia yang diduga terlibat dalam pelaksanaan proyek ini karena masalah ini juga disinyalir terindikasi terjadinya praktek korupsi, “ tegasnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno saat dimintai tanggapannya mengaku sudah meminta dokumen serta penjelasan terkait proyek bangunan IPAL tersebut. (red)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments