Ketua BCW Binjai : Tindak Oknum Sekcam Binjai Kota Yang Bolos Kerja



Kantor Walikota Binjai

Binjai-Metrolangkatbinjai.com
Oknum Sekretaris Kecamatan Binjai Kota Pemko Binjai berinisial Sad, yang dilantik sekitar setahun lalu diduga jarang ngantor. Bahkan sekitar enam bulan terakhir ini praktis tidak pernah masuk sama sekali. Disebut sebut, oknum ini banyak diterpa masalah diluar dinas sehingga memilih mangkir untuk menghindarkan persoalan. Bolosnya oknum Sekcam tersebut, juga membawa mobil Dinas Kecamatan jenis Pick Up (plat merah) yang hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya.

Herannya, dengan kondisi itu, oknum itu masih menerima gaji bahkan tidak ada tindakan dari Sekdako Binjai yang disebut sebut masih satu darah (abang kandung), yang tanpa sadar hal ini telah menjadi buah bibir dilingkungan Pemko Binjai, namun oknum Sekda diduga menutup kuping terbukti tidak adanya surat perintah menindak kepada Camat Binjai Kota, BKD dan Inspektorat.

Hal ini dikemukakan Ketua BCW Binjai Gito Affandy, dalam relise persnya menyikapi kondekte oknum Sekcam Binjai Kota berinisial Sad, yang disebutnya tengah menghadapi persoalan pribadi dengan indikasi dugaan penipuan, yakni urusan kepada banyak orang termasuk urusan surat tanah.

Terhadap kasus yang dihadapinya, sambung Gito, sebagian korban sudah melaporkannya ke Polres Binjai, bahkan sejumlah orang sudah diambil keterangan termasuk Camat Binjai Kota Erni Siswaty,S.Sos, namun oknum Camat kerab No Commet setiap kali dikonfirmasi. Terkait dengan mobil Dinas jenis Pick Up yang dibawa oknum Sekcam, yang hingga kini tidak tau dimana keberadaannya, oknum Camat tetap no comment.

"Informasi yang dikumpulkan BCW Binjai, terhadap bolosnya oknum Sekcam yang tidak pernah ngantor sama sekali masuk bilangan berbulan bulan, Camat Binjai Kota sudah melaporkan kepada atasan termasuk mobil Dinas. Namun sayang, Camat Binjai Kota selalu tidak bersedia memberi komentar saat dikonfirmasi," beber Gito Affandy, sembari mengatakan tidak diketahui apakah sikap Camat karena melindungi atau takut kepada Sekdako Binjai karena yang bermasalah adalah adik kandung oknum Sekda itu sendiri, Sabtu (28/7).

Dibagian lain, sejumlah ASN dilingkungan Pemko Binjai ketika diminta tanggapannya sekitar prilaku Sad yang mencoreng jajaran birokrasi Pemko Binjai, pada umumnya memberi pandangan serupa.

“ya kami semua tahu soal itu, tapi kami mau bilang apa, dia itu (oknum Sekcam) adiknya siapa. Kami aja kalau apel ditekan habis habisan untuk menegakkan disiplin tugas, padahal adiknya sendiri bukan lagi melanggar disiplin, tapi melempar kotoran diwajah abangnya sendiri," ucap Gito menirukan ucapan salah seorang ASN yang tidak mau di publikasikan.

Sementara itu, beberapa masyarakat yang menjadi korban atas tindakan penipuan urusan surat tanah, lanjut Gito Affandy, hampir satu tahun tak selesai dan mendatangi Sekretriat BCW Binjai, guna menyampaikan keluhannya.

"Salah satu korban mengaku sempat mendatangi rumah Sekdako Binjai untuk curhat, tapi apa yang didapat justru omelan karena itu urusan pribadi adiknya," beber Gito.

Pun demikian, kata Gito, rencana untuk melaporkan kasus itu kepada pihak berwajib masih bisa dihalau dengan alasan sudah ada korban lain yang melaporkannya.

“Biar aja dulu kita buat langkah pendekatan saja," ujar Gito kepada korban, sehingga korban mempercayakan kepada BCW untuk mencari pertanggung jawaban oknum Sekcam.

"Hingga kini para pejabat Pemko Binjai yang memiliki kopetensi dalam persoalan ini belum dapat dikonfirmasi karena masih menjalankan tugas luar Daerah seperti di Tarakan Kalimantan dan Jakarta," beber Gito Affandy.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan koordinasi kepada pihak Polres Binjai sejauhmana kasus yang menyeret oknum Sekcam dan bagaiamana konteks Hukum dalam kasus itu.

"Dia itu adik Sekda, kan bisa saja dalam konteks Hukum apa yang dilaporkan masyarakat menukik miring dan hilang. Ini harus kita awasi," ujar Gito (Put)


Show EmoticonHide Emoticon