Detasemen A Brimob Poldasu Nonton Bareng Dengan Awak Media Dan Tokoh Masyarakat




Kaden A Brimob Poldasu bersama Wartawan saat makan sore usai nonton Film bersama

Medan-Metrolangkatbinjai.com
Detasemen A Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, menggelar acara nonton bareng film 22 menit bersama personil TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum, di Bioskop 21, tepatnya di Manhattan Jalan Gatot Subroto Medan.

"Film 22 Menit ini diambil dari kisah nyata tragedi bom Sarinah dan juga aksi Polri dalam menangani aksi para teroris," ujar Kaden A Sat Bromob Polda Sumut AKBP Nugroho Tri Nuryanto,SH, SIK, MH kepada awak media, Senin (30/7).

Kaden menjelaskan, dalam acara nobar tersebut, pihaknya menyiapkan 740 tiket masuk gratis dan juga snack, serta minuman ringan.

"Acara nobar kita buat secara dua gelombang, pertama pukul 14.00 WIB dan yang kedua pukul 16.00 WIB," terangnya.

Menurutnya, nobar yang digelar seruan dari Kapolri dan Kapolda Sumut dalam menghibur masyarakat. Dimana film ini berisikan pesan kepada masyarakat agar tidak perlu takut terhadap teroris.

"Selain untuk menghibur masyarakat, juga mempererat sinergitas TNI/Polri dan Pemko, yang bertujuan agar masyarakat tidak takut dengan teroris. Sebab, bila masyarakat semakin takut dengan ancaman terorisme, itu merupakan sebuah keberhasilan dari teroris. Jadi tidak perlu takut," pungkasnya.

Film 22 Menit disutradarai oleh Uegene Panji dan Myrna Paramita dengan pemeran utama Ario Bayu tersebut, bercerita tentang kisah nyata dibalik terjadinya bom Sarinah-Thamrin yang terjadi 14 Januari 2016 lalu.

Film ini serentak mulai diputar di Bioskop seluruh Indonesia pada 19 Juli 2018 lalu. Film 22 menit berkisah tentang sosok tokoh Ardi, seorang Polisi Anggota Unit Anti Terorisme yang diperankan oleh Ario Bayu.

Aksi heroik dan upaya melawan teroris yang beraksi di kawasan Sarinah-Thamrin ini, dibalut dengan banyak aksi mendebarkan.

Mulai dari adegan bom meledak, baku tembak di tengah jalan hingga aksi berbahaya turun dari helikopter yang hanya bisa dilakukan oleh anggota kepolisian yang sudah terlatih.

Selain Ario Bayu, beberapa artis papan atas ikut berperan dalam film ini seperti Hana Malassan, Mathias Muchus, Ade Firman Hakim, dan Ence Bagus dengan durasi film selama 100 menit.

"Tujuan film ini agar masyakarat melihat langsung kebenaran dari kejadian teror bom, dimana anggota Polri berjuang bahkan mempertaruhkan nyawanya melawan dan memberantas terorisme," pungkasnya AKBP Nugie mengakhiri.

Turut hadir pada acara nobar tersebut, Danyon Arhanud 11/BS Mayor Arh Tamaji didampingi Istri, Danyon Raider 100/PS Letkol Inf Lizardo Gumay, rekan wartawan, serta ratusan personil brimob dan Arhanud (Put).
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments