Warga Tembung Diamankan Saat Nyoblos Di Kec Babalan






P.Brandan-Metro Langka.com

t:Petugas KPPS TPS 3 Link Karya Kel Brandan Timur Baru, Kec Babalan Kab Langkat, mengamankan seorang wanita warga Medan saat akan menggunakan hak pilih atas nama orang lain di TPS 3 Link Karya.


Wanita ini bernama Berliana R Sinaga (45) warga Jalan Suka Ria Gang Kasih No 2 Kel/Desa Sido Rejo Kec Medan Tembung, datang ke TPS 3 Link Karya Kel Brandan Timur Baru, dengan membawa kertas C6 sesuai DPT dengan nama Erma Br Purba warga Jalan Sutomo Kompleks Nusantara Kel Brandan Timur Baru Kec Babalan, yang diketahui sudah meninggal dunia sejak lama.


Kepada petugas KPPS dan masyarakat yang hadir, pelaku mengatakan jika perbuatannya ini disuruh oleh abangnya, dengan alasan sayang jika kertas undangan (C3) ini tidak digunakan untuk memilih,ucapnya.


Atas kejadian pelaku langsung dibawa oleh Divisi Penindakan dan Pelanggaran Panwascam Babalan, ke Polsek Pangkalan Brandan guna diamankan sementara, agar tidak mengganggu jalannya proses pemilihan/pencoblosan.


"Berdasarkan hasil temuan ini pelaku akan diproses, dimana proses ini memakan waktu 7 hari, setelah hasil proses keluar temuan ini akan segera kami laporkan ke Kabupaten, ucap R Simanjuntak kepada Metro Langkat sambil mengatakan pelaku untuk sementara diamankan dulu di Polsek P. Brandan.


Belakangan diketahui, jika pelaku ( Berliana R Sinaga) setelah bermediasi dengan para anggota KPPS dan para saksi dari setiap pasang calon, siang itu juga dibebaskan tanpa menjalani proses hukum dan prosedur yang telah ditetapkan oleh KPU, dengan alasan para saksi tidak merasa keberatan.


"Kasus ini bukan ranah kita, karena ini gaweanya pihak KPU, mereka datang sendiri ke Polsek untuk bermediasi", ucap Kapolsek P. Brandan AKP JM Sitompul.SH, sambil menerangkan  jika kedua belah pihak telah sepakat membuat perjanjian dan pelaku dibebaskan.


Sementara itu Ketua KPPS/TPS 3 Link Karya Siti Umayyah Kafi.S.Pi saat dikonfirmasi terkait kejadian ini mengatakan, "Maaf bang, kita lagi sibuk (kerja) jadi belum bisa memberikan keterangan", ucapnya singkat seakan enggan memberikan keterangan.


Atas kejadian ini menimbulkan banyak reaksi dari berbagai pihak, terutama M. Azhar (52) selaku Ketua MABMI Kec Babalan yang hadir mengikuti pencoblosan saat itu, dirinya mengatakan, agar PPS lebih selektif dalam memilih KPPS dan anggotanya, agar tidak terjadi kecurangan dalam pemilihan.


"Kita sangat menyayangkan kejadian seperti ini, kita harap pelaku dan KPPS agar di hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, karena kita menduga ini sudah ada permainan guna memenangkan pasangan salah satu calon kandidat, untuk itu kita harap Panwas untuk segera menindak lanjuti insiden ini, dan tidak langsung dilepas tanpa menjalani proses sesuai undang-undang yang berlaku, kita harap Pilkada kali ini berjalan dengan bersih tanpa ada kecurangan", ucap M Azhar berharap KPU Langkat menyikapi hal ini dengan sebaik mungkin.


Dan hasil perolehan perhitungan suara di TPS ini, dengan 320 DPT (Daftar Pemilih Tetap), yang hadir menggunakan hak suaranya sekitar 165 orang (50%) dengan rincian:

Pemilihan Gubernur, 139 suara untuk Eramas, 24 suara untuk Djoss dan 1 suara tidak sah


Sementara untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Terasa menang jauh dari dua pasangan lainnya dengan perolehan jumlah suara, Terasa 92 suara, Berbudi 33 suara, Sukses OK 33 suara, dan suara yang tidak sah ada 7 suara. (Bud)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments