Kekerabatan KB Perangin-angin Se Sumut Gelar Arisan

Photo bersama Keturunan 10 Dato Perangin-angin. (yong) 


Stabat-Metrolangkat.com

Ketua Kekerabatan Keluarga Besar (KKB) Perangin-angin Langkat Dato Erwinsyah punya cita-cita yang lebih besar. Dato Erwinsyah tak ingin KKB Perangin-angin yang dipimpinnya selama ini hanya berkutat pada masalah internal keluarga atau melakukan kegiatan sosial dalam skala kecil. Karena itulah beliau ingin meningkatkan peran KKB Perangin-angin menjadi organisasi massa (Ormas).

Dato Etwinsyah mengakui ini bukan pekerjaan yanjg mudah. Tapi kalau dimulai dengan niat yang baik, Insha Allah, akan bisa berjalan dengan lancar. Ketika awalnya akan terbentuk, banyak halangan yang dihadapi, mengumpulkan keturusan sari daro saja sulitnya bukan kepalang. “Namun Alhamdulillah, saat KKB terbentuk di Kampung Hinai Kiri tahun 2013 lalu, Keturunan 10 Dato Perangin-angin datang semua hingga suasana pertemuan tumpah ruah,” ucap Daro Erwinsyah.

Menurut Dato Erwinsah, di dalam KKB Perangin-anmgin terdapat 10. Atok.  Diantaranya, Atok Zainudin / Andong Ramlah. Atok Zainudin / Andong Ramlah (punya ank 3 orang anak. Sedangkan pakcik diantaranya Amirsyah / Hj. Rosnah, Aminsyah / Aminah,  Ibu. Hj. Tupen Nurlena / B. Upik / Alm. Abd. Rahman, dan anak cucu lainnya.


Dato Erwinsyah Perangin-angin
Rasa optimis Dato Erwinsyah semakin menyala lantaran setiap kali diadakan acara arisan KKB Perangin-angin senantiasa ramai dihadiri oleh warga KKB Perangin-angin.  Termasuk  diantaranya saat arisa di kediaman Amir Hamzah-Hj Rosnah Ar di Stabat juga ramai dihadiri oleh keluarga besaer KKB Perangin-angin beberapa waktu lalu.

Menyaksikan perkembangan ini, Dato Erwinsyah yang ditunjuk sebagai Ketua, berkeinginan untuk  lebih membesarkan KKB Perangin-angin ini menjadi Ormas. Sebab dengan posisi sebagai Ormas maka perannya akan semakin besar bagi khalayak ramai, bukan hanya untuk warga KKB Perangin-angin semata-mata.

Beberapa langkah menuju kearah tersebut pun dilanjutkan oleh Dato Erwinsyah. Diantaranya memberitahukan keberadaan KKB Perangin-angin Langkat ke Kantor Kesbang Pol Pemkab Langkat. Dan Kantor Kesbang Pol Langkat sudah menyatakan melalui suratnya tertanggal 14 Mareu 2015, bahwa surat pemberitahuan tersebut sudah dierima.  .  

Berbekal surat dari Kesbang Pol Langkat iunilah kemudian Dato Erwinsyah langsung bergerak ke T. Karo, terutama kordinasi di Kuta Buluh, dan Alhamdulillah mereka setuju Dato Erwinsyah sebagai Pemangku adat Perangin –angin Langkat.

Sebagai Pemangku  adat tersebut, Dato Erwinsyah  banyak melakukan pengkajian tentang silsilah atau tarombo Perangin-angin Langkat dengan kaitan Raja/Sultan Langkat. Sebagian besar sudah diperolehnya dan tersusun rapi, termasuk Raja Langkat Pertama : Raja Dewa Syahdan adalah asli berdarah Perangin-angin.  
Makanya dalam berbagai acara  Kesultanan dan lainnyallnya dirinya selalu dipanggil. Namun demikian dirinya masih belum puas sebelum Sultan Langkat T. Azwar Aziz mengetahui keberadaan Datok Erwinsyah  sebagai Pemangku Adat Perangin - angin Langkat. Dato Erwinsyah mengakui bahwa posisinya setara dengan Tuanku T. Azwar Aziz,  sama-sama pemangku adat. Begitupun awalnya Dato Erwinsyah belum puas sebelum Sultan Langkat T. Azwar Aziz mengetahui keberadaan dirinya sebagai sebagai Pemangku Adat Perangin - angin langkat.

“ Namun,  waktu saya bertemu di Medan, Tuanku T Azwar Azis mengtakan bersyukur lantaran selama ini juga turut mencari garis keturunan Perangin-angin dan Alhamduluillah, teromba  saya yang diakui oleh  Tuanku T. Azwar Aziz. Perangin-angin Langkat adalah saudara tua dan Melayu Langkat saudara Muda,” kata Tuanku  T Azwar Aziz kepada Dato Erwinsyah.  

Untuk saat ini saat ini, kata  Dato Erwinsyah. Dia telah mendapat kepercayaan penuh dari YM. TUANKU T. AZWAR AZIZ untuk sebagai perwakilan Langkat.
Menurut Dato Erwinsyah, dirinya dimintai pula untuk turut mendukung Edy Rahmayadi sebagai Gubsu.  “Alhamdulillah, saya telah menjalankannya dengan baik dengan menjalin silaturrahmi dengan masyarakat  adat sepanjang pantai  timur,” ucap Dato Erwinsyah.  (red)


Baca Juga