Pelajar SMK Pelayaran Sekarat Ditembak OTK Gebang

Korban saat jalani perawatan di RS Pertamina Brandan



Gebang-Metrolangkat.com

Ariza Nugraha Pratama (15) seorang pelajar warga Jalan Telaga Said Terowongan Paya Kiri, Kel Pelawi Utara Kec Babalan Kab Langkat, harus dirawat intensif di Rumah Sakit, setelah dirinya ditembak oleh orang tak dikenal.


Ceritanya pagi itu, Senin (14/5) sekitar pukul 02.00 WIB, Ariza bersama temannya Davi (17) akan menuju pulang dari rumah temannya, saat melintas di Jalinsum Medan-Banda Aceh di kawasan Desa Paluh Manis (Cinta Rakyat) Kec Gebang Kab Langkat.


Tiba-tiba terdengar bunyi letusan, seperti suara petasan (mercon), tanpa menghiraukan bunyi suara tadi, Ariza terus santai mengendarai sepeda motornya, namun darah terus mengalir merembes malalui baju yang dipakainya.


Merasa ada yang aneh dan basah, Davi yang duduk dibangku belakang langsung menegur Ariza, disini kondisi Ariza sudah hoyong dan hilang kendali, beruntung kendaraan dapat berhenti, dan terlihat dari pinggul sebelah kiri ada darah yang mengalir, dengan kondisi setengah sadar, Davi langsung membawa Ariza ke Rumah Sakit Pertamina Pangkalan (RSPPB).


Sementara itu, korban saat ditemui Metro Langkat di RSPPB, Senin (14/5) siang,  terlihat korban masih terbaring di ruang UGD (Unit Gawat Darurat) RSPPB, didampingi pihak keluarga, dan korban belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian ini.


Namun orang tua korban Rina Arfah Nasution (38) kepada Metro Langkat mengatakan, ada sejenis peluru senapan angin yang bersarang di tulang rusuk sebelah kiri dan hampir mengenai paru-paru, hal ini sesuai dengan hasil foto rontgen pihak RS.


"Anak saya ditembak senapan angin, dan kita tidak tau siapa yang menembaknya,  dan saat ini pelurunya masih bersarang di  tulang dan belum bisa di keluarkan, sehingga dirinya tidak bisa bergerak, bahkan untuk makan saja tidak bisa, dan pihak Rumah Sakit menganjurkan untuk di rujuk ke RS yang ada ada di Medan dengan fasilitas yang memadai guna di lakukan operasi tulang thorax.


Padahal besok seharusnya dia sudah kembali ke sekolah, dia kemari hanya untuk liburan kenaikan kelas, kenapa dia di tembak", ucap Rina menangis sedih melihat kondisi anaknya, sambil berkemas-kemas guna dirujuk ke RS Adam Malik Medan.


Diketahui, Ariza Nugraha Pratama merupakan siswa kelas 1 di SMK Pelayaran Tanjung Mulia Kec Bendahara Aceh, dimana Ariza pulang guna mengisi liburan sekolah pasca ujian kenaikan kelas, dan saat ini kasusnya sudah ditangani pihak Polsek Gebang.


"Saya harap, pihak kepolisian secepatnya dapat menangkap pelaku penembakan ini, karena ini menyangkut nyawa anak saya, salah apa anak saya, dia hanya lewat tetapi kenapa di tembak", ucap Rina berharap pihak kepolisian megusut kasus ini. (Bud)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments