Gas Melon Langka, Warga Brandan Harapkan Polisi Turun Menyelidiki


Gas


P.Brandan-Metrolangkat.com

Warga Pangkalan Brandan mengeluhkan kelangkaan gas melon (gas LPG 3 kg) dalam sepekan belakangan ini, kalaupun ada harga di pasaran (pangkalan/agen)  melambung tinggi mencapai kisaran harga Rp 26.000 - Rp 28.000/tabung.Senin (28/5)


"Saya sudah keliling kota Brandan, namun tak dapat satu tabungpun padahal di kota Brandan sangat banyak pangkalan gas elpiji", ucap Normah (45) salah seorang warga Pangkalan Brandan yang pulang dengan membawa tabung kosong.


Hal senada juga diungkapkan warga lainnya, "Kemarin saya juga keliling mencari gas 3 kg, hampir setiap sudut kota Brandan dan pangkalan gas elpiji saya datangi, tapi jawaban mereka habis dan kosong, beruntung di salah satu pengecer yang ada si Sei Bilah Borboran ada yang jual dengan harga Rp 26.000", ucap Ema (38) ibu dua anak ini.


Hasil pantauan wartawan Metrolangkat di kota Pangkalan Brandan, kelangkaan gas elpiji 3 kg sudah terjadi menjelang masuknya bulan Ramadhan 1439 H, namun dalam satu minggu belakangan ini, tabung gas melon semakin sulit ditemukan dikalangan agen dan pengecer, kalaupun ada harganya melambung sangat tinggi.


Atas kelangkaan gas melon ini, menimbulkan kegelisahan dikalangan masyarakat terutama bagi ibu-ibu rumah tangga, dimana gas melon sudah menjadi kebutuhan utama/pokok setiap hari bagi rumah tangga.


"Untuk mengatasi kelangkaan ini, kita harap pemerintah dan pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Pangkalan Brandan untuk turun kelapangan melakukan sidak kesetiap pangkalan, agen dan pengecer  gas elpiji yang ada.


Karena dengan kelangkaan ini kita curiga bahwa ini hanya akal-akalan mafia gas guna menaikan harga demi meraup keuntungan lebih, dengan menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah",ucap Abdul Muin (45) salah seorang tokoh masyarakat Pangkalan Brandan


Dirinya juga menambahkan, agar pihak kepolisian untuk menindak tegas, jika menemukan oknum-oknum pelaku penimbun gas elpiji 3 kg, maupun kecurangan lainnya dalam pendistribusian gas elpiji 3 kg kepada  masyarakat, karena ini sudah sangat merugikan masyarakat sebagai konsumen, ucapnya. (Bud)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments