Ternyata Pembunuh Sandiman Tiga Orang, Satu Pelaku Diamankan Didepan USU

Korban saat ditemukan tak bernyawa oleh warga. (dok) 



Langkat-Metrolangkatbinjai. com

Kasus penemuan sesosok mayat yang yang diduga sebagai korban pembunuhan di Perkebunan Afd. V PTPN II Kebun Batanga Serangan Dsn. Jati Mulyo Desa Tebing Tanjung Selamat Kec. Padang Tualang Kab. Langkat,pada Senin (16/4) lalu, mulai terungkap.


Dimana salah seorang pelaku pembunuhan bernama  Hendro alias Karabet (27) warga Dusun V Jati Mulya Desa Tebing Tanjung Selamat Kec Padang Tualang Kab Langkat, Sabtu (21/4), berhasil diamankan Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Langkat dan Polsek Padang Tualang, saat berada didepan Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.
Dua pelaku pembunuh Sadikin yang diamankan diluar kota. (fb) 


Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin.SIK.MH melalui Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Tersangka ditangkap di Medan, dimana sebelumnya tersangka Hendro melalui Kepala Dusun mengatakan saat itu dirinya berada di Medan dan akan menyerahkan diri.


Atas informasi ini. Penyidik Kapolsek P.  Tualang AKP Martoni L SH bersama anggota didampingi Kepala Dusun dan Kepala Desa Tanjung Selamat, menjemput tersangka, dan menangkap tersangka saat berada di depan USU Medan, ucap Arnold hasibuan sambil menjelaskan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan.


Sebelumnya Tim Penyidik telah mengidentifikasi 3 orang yang diduga sebagai tersangka pelaku pembunuhan, atas nama Hendro alias Etong (40) warga Dusun Benteng Sari Desa Suka Ramai Kec Padang Tualang Kab Langkat, serta dua orang lainnya bernama Hendro alias Karebet (27) dan  Kelvin alias Gondo (25) kedua warga Dusun V Jati Mulya Desa Tebing Tanjung Selamat Kec Padang Tualang Kab Langkat.


Selanjutnya Penyidik menghimbau kepada keluarga para tersangka, agar para tersangka untuk menyerahkan diri. Kemudian pada hari Sabtu tanggal 21 April 2018 sekitar pukul 06.00  WIB  , Penyidik mendapat kabar dari Kepala Dusun V Jati Mulyo, bahwa salah seorang pelaku bernama Hendro alias Entong akan menyerahkan diri.


"Motif pembunuhan ini dilatarbelakangi masalah ekonomi, dimana tersangka ingin mengambil uang/harta milik korban, saat ini satu tersangka sudah di amankan, dan dua orang lainnya masih dalam pengejaran", tambah AKP Arnold Hasibuan saat di konfirmasi mewakili Kapolres Langkat. (Bud)



Baca Juga