Diduga Tak Kantongi Amdal : PKS Mini Pengolah Brondolan Buang Limbah Sembarangan

Limbah PKS Mini dibuang keanak sungai


Metrolangkatbinjai.com

Warga diseputaran Dusun Tirta Agung, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, dibuat tidak nyaman sejak berdirinya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini pengolah brondolan (Biji-red) Sawit dikawasan tersebut.

Pabrik mini yang mengelola brondolan tadi selain diragukan ijin pendirianya juga diyakini tidak mengantongi ijin Analisis dampak lingkungan (Amdal), sebagaimana  Pemerintah Republik Indonesia mengatur izin lingkungan bagi kegiatan usaha berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan.  

Data yang dirangkum Metro Langkat Selasa (23/40 menyebutkan, PKS Mini tersebut disebut-sebut milik seorang warga turunan berinisial Ac yang menetap di Kota Medan. Untuk menjalankan pengolahan PKS tersebut, pengelola mengepul brondolan sawit dari sekitaran perkebunan dan masyarakat sekitar.

Lokasi PKS yang sengaja dibuat menyuruk kedalam dari jalan utama Pasar-10 Tanjung Beringin- Padang Tualang, diduga sengaja untuk mengelabui sorotan mata. Amatan wartawan, dilihat dari bangunan PKS, bangunan tersebut sepertinya telah berdiri beberapa tahun silam.

Hal tersebut dilihat dari bangunan yang sudah kelihatan berlumut bagian temboknya PKS mini yang mengelolah brondolan dan bahan baku nya mayoritas diperoleh dari seluruh perkebunan sawit milik PTPN II Rayon Utara dan sebahagian kecil bahan baku brondolan nya juga didapat dari berbagai daerah yg berdekatan dgn PKS tersebut.

Salah seorang warga yang ditemui mengatakan setiap kali PKS ini melakukan pengolahan maka akan membuang limbah industri sawit jenis blended ke dalam aliran sungai yg berada di samping lokasi PKS. Sungai kecil yang berada tak jauh dari PKS dimanfaatkan pengelola untuk membuang limbahnya secara sembarangan.

Akibat perbuatan tersebut, aliran sungai menjadi terganggu dan menimbulkan dampak lingkungan yang tidak sehat. Air sungai yang tadinya mengalir jernih kini berubah menjadi hitam dan kotor. Untuk diminta kepada instansi terkait segera turun tangan meninjau sekaligus mengambil tindakan terhadap PKS mini tersebut apabil ditemukan perbuatan melawan undang-undang.(red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments