Calon Bupati Terbit Rencana PA Dibilang Preman : Tapi Merokok Dan Minuman Keras Tidak

Terbit Rencana PA SE


Langkat- Metrobinjailangkat.com

Sosok calon Bupati Langkat Terbit Rencana PA SE selalu dikait-kaitkan dengan dunia Preman dimana dunia tersebut identik dengan kekerasan. Oleh sebab itu, sebagian orang selalu mengunakan isu tersebut untuk menebar kabar sesat seolah-olah sosok Terbit Rencana PA adalah orang yang harus dijauhi.

Pasalnya, bila Ketua Cana terpilih menjadi Bupati Langkat nantinya maka Kab Langkat akan dipenuhi preman. Selain itu, sistem pemerintahan Kabupaten Langkat dikendalikan dengan cara preman. Isu miring ini terus dipertajam seakan-akan semuanya benar bila Cana terpilih nantinya.

Padahal Ketua Cana selalu mengingatkan anggotanya untuk tidak melakukan tindakan kriminal atau perbuatan melawan hukum. Selain itu Ketua Cana juga kerab memberi arahan kepada seluruh anggotanya agar jangan pernah menyakiti hati masyarakat.


Salah satu intruksi Ketua Cana kepada anggota untuk tidak melakukan pungutan dijalan-jalan. Jangan pernah ada kutipan terhadap angkutan yang melintas, baik yang mengangkut barang maupun material. Kata Cana.

Dan dalam kontek Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Langkat, isu premanisme tersebut seakan menjadi senjata andalan kelompok lainya menebar ketakutan dimasyarakat. Padahal, sejauh ini tidak diketahui seperti apa aksi preman yang dimaksud.

Isu Premanisme yang selalu diarahkan kepada Terbit Rencana  terus mengelinding seperti bola salju. Hanya saja, tudingan premanisme yang dialamatkan kepada Terbit Rencana PA SE tadi sepertinya salah alamat.

Karena, sosok Ketua Cana, sapaan akrab Calon Bupati yang berpasangan dengan H Syah Afandin ini paling anti dengan yang namanya kekerasan. Bahkan, kalau dikatakan Preman, Cana paling anti dengan yang namanya minuman keras, Narkoba dan lainya.

“ Biasanya kalau seseorang itu dikatakan Preman dia akrab dengan minum-minuman keras atau obat-obatan terlarang, tapi kalau Ketua Cana memang dari mudanya, jangankan minuman keras, atau obat-obat terlarang, merokok saja Ketua Cana tidak.

Makanya kita heran juga kalau dikatakan Ketua Cana itu preman.” Ujar seorang kerabat dekatnya kepada Metro Langkat. Bukti antinya ketua Cana dengan obat-obatan terlarang seperti Narkoba dibuktikan Ketua Cana dengan dibangunya panti Rehabilitasi penguna narkoba miliknya sembilan tahun yang lalu.

“ Sikap Ketua Cana jelas menolak Narkoba, kalau memang dia suka narkoba untuk apa dia membangun panti tersebut..? Setiap bulannya Ketua Cana mengeluarkan uang Rp.45 juta untuk biaya makan dan kebutuhan lainya para penghuni Panti rehabilitasinya. Jadi jauh hari sebelumnya Ketua Cana telah berbuat.

Kenapa panti rehabilitasi tersebut dibangunnya.? Karena Ketua Cana sayang betul dengan anggotanya, ia tidak mau ada anggotanya yang menjadi pemakai atau pengedar Narkoba. Jadi,bila mana ada anggotanya yang terlanjur terjebak Narkoba akan segera direhab ditempat itu hingga sembuh.

Nah, setelah sembuh Ketua Cana memberi kebebasan kepada mereka yang pernah menjalani rehabilitasi menjalani kehidupan normal. Dan satu yang perlu diingat, Ketua Cana tak pernah memungut biaya sepersenpun kepada Korban narkoba dari mulai menjalani pengobatan hingga sembuh.

Sipat sosial dan kedermawan Ketua Cana bukan karena ianya mencalonkan diri menjadi Calon Bupati Langkat, tidak. Tapi dari dulu sosok Ketua Cana memang suka membantu masyarakat. Dan Ketua Cana memang tak terlalu suka setiap bantuanya dipublikasikan kepada publik. Baginya, yang baik itu tetap dicatatkan Allah, begitu juga sebaliknya jadi tak perlu diumbar-umbar. (Red)

     

Baca Juga