logo

Puluhan Batu Nisan Kuburan Porak-Poranda Di Brandan

Puluhan Batu Nisan Kuburan yang dirusak tangan-tangan jahil untuk mengambil besinya.(Budi)

Pangkalan Brandan-Metrolangkatbinjai.com

Aksi kejahatan dan pencurian, kerap kali membuat masyarakat resah, tidak hanya harta benda yang memiliki harga jual tinggi yang menjadi incaran kawanan pencuri, namun benda yang dianggap sakral dan kramat juga takluput jadi sasaran pencurian dan pengrusakan


Seperti yang terjadi di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kel Sei Bilah Kec Sei Lepan Kab Langkat, dimana warga kota minyak ini dihebohkan dengan rusak dan hancurnya puluhan batu nisan makam yang ada di areal pemakaman ini


Belum diketahui motif pengrusakan itu, namun warga sekitar yang tinggal disekitar lokasi TPU mengatakan, sebanyak 26 batu nisan dan galangan air makam dirusak dan dihancurkan pencuri guna mengambil besi yang terdapat didalamnya


Kamal yang akrap disapa dengan panggilan Wak No (60), warga Link IV Kel Sei Bilah Barat Kec Sei Lepan, salah seorang pengurus kuburan, saat ditemui Metro Langkat  Senin (18/12) mengatakan, kerusakan ini dilakukan oleh anak-anak sekitar guna mengambil besi pengikat coran semen yang berada didalam nisan


"Kemarin Kamis (14/12) sore sekitar jam 15.00 WIB, ada 3 orang dikuburan ini, saat kami tegur mereka berusaha lari, salah satu dari mereka tertangkap, saat diperiksa ada besi bekas didalam goni, namun dirinya (RZ) tidak mengaku, makanya langsung dilepas, disitu kami baru tau kalau sudah banyak nisan yang hancur", ucap Wak No yang sudah 15 tahun bekerja mengurus TPU ini


Dirinya juga menambahkan, bahwa diareal pemakaman ini sering ditemui anak-anak kumpul bermain judi dan mengelem. "Hampir setiap hari kita dapati anak-anak dibawah umur sedang mengelem, saat dilarang dan diusir,  malah kita yang dimaki mereka", ujarnya


Dari pantauan dilokasi makam, terlihat lebih kurang 26 makam yang dirusak sehingga hancur, dan ditemui beberapa kaleng bekas lem kambing kosong dari berbagai merk, serta plastik yang didalamnya terdapat sisa bekas lem yang sudah mengeras


"Ini sudah sangat keterlaluan dan diluar batas, kita harap pihak kepolisian dapat mengusut kejadian ini, apalagi kejadian ini diduga akibat pengaruh buruk narkoba dan pengaruh anak-anak ngelem dilingkungan ini, ditambah lagi lemahnya pengawasan hukum tentang pengaruh dan bahaya lem kambing


Untuk itu kita minta pihak kepolisian lebih aktif lagi meningkatkan pelayanan dan melakukan social hukum dimasyarakat, terutama terhadap pengaruh buruk bahaya ngelem", ucap Abd Muin (45) salah seorang warga P. Brandan. (Bud)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.