Kebakaran Hebat Di Sei Bilah Barat 12 Rumah Terbakar


Sei Lepan - Metrolangkatbinjai. com

:Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk yang berada di Jalan Pelabuhan Ujung, Link 2 Kel Sei Bilah Barat Kec Sei Lepan Kab Langkat, akibat kebakaran ini 9 rumah hangus terbakar,tanpa sempat menyelamatkan harta benda, dan 3 rumah lainnya mengalami kerusakan dan api hanya membakar sebagian rumah, Kamis (14/12)


Api diketahui sudah membesar sekitar pukul 23.00 WIB dari salah satu rumah milik Erwin (24), kuatnya hembusan angin membuat api cepat membesar dan merambat kerumah lainnya yang saling berdempetan, ditambah lagi kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar, membuat api terus membesar 


Anwar Batubara alias Nuar Pendek (54) warga sekitar mengatakan, api pertama kali diketahui dari belakang rumah milik Erwin, warga yang melihat langsung panik dan berusaha sekuat tenaga memadamkan api, namun kuatnya hembusan angin dan rumah terbuat dari material kayu dan bahan mudah terbakar, membuat usaha warga sia-sia


"Api diketahui sudah membesar, warga yang rumahnya berdempetan tak sempat menyelamatkan harta benda, semua hangus terbakar, walaupun rumah panggung dan air laut sedang pasang, namun usaha warga untuk memadamkan api sia-sia, karena bangunan rumah yang terbakar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar", ucap Anwar 


Api dapat padam sekitar lebih kurang dua jam kemudian, dimana warga dibantu 4 mobil dinas kebakaran dari PT Pertamina dan dan Pemerintah Kabupaten Langkat datang kelokasi memadamkan api, dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah 


Camat Sei Lepan Faisal Rizal Matondang, S.Sos.M.Ap, yang datang meninjau langsung kelokasi kebakaran mengatakan, Saat ini kita masih mendata warga korban kebakaran, dan kejadian ini sudah kita laporkan ke BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten, penyebab api belum bisa dipastikan, dan kita harap masyarakat tabah dalam menghadapai cobaan ini",  ucap Pak Camat


Sementara itu warga yang mengalami musibah kebakaran saat ini masih dalam pendataan, dan diinapkan dibeberapa tempat seperti di musholla dan kantor Bea Cukai yang ada disekitar lokasi, dan sebagiam lagi menginap dirumah saudara dan kerabat. (Bud) 

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments