Johan Wiryawan Bangun Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Langkat

Johan Wirayawan Bangun.

Simalungun –Metrolangkat.com

Dalam  Musyawarah Cabang (Muscab) serentak DPC Partai Demokrat se-Sumatera Utara yang berlangsung  di Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Simalungun, Sabtu (8/7). Johan Wiryawan  Bangun terpilih  secara aklamasi menjabat  DPC Partai Demokrat Langkat..

Pada kesempatan itu Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara JR Saragih mengucapkan rasa terimakasihnya kepada semua kader yang sudah hadir dalam melaksanakan Muscab yang digelar serentak tersebut. Menurutnya, sebagai kader Partai Demokrat, harus memiliki semangat baru dengan harapan bisa menjadi garam dan terang di tengah-tengah masyarakat.

“Kader Partai Demokrat harus menjadi pelayan di tengah-tengah masyarakat. Harus menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat lemah. Kita harus bersama dengan semangat baru memberikan harapan baru kepada masyarakat,” ujarnya

Muscab dilaksanakan merupakan agenda partai. Tidak mencari siapa yang kalah dan menang. Namun, menjalin silahturahmi yang baik sesama kader agar menjadi kuat dan menjadi partai pemenang di Sumatera Utara dan secara nasional. Ujarnya.

Saat dikonfirmasi wartawan Johan Wiryawan  Bangun mengatakan  siap melaksanakan  visi dan misi agar  Calon Kepala Daerah dari Partai Demokrat menjadi  pemenang pada pilkada serentak di Kab. Langkat, sumut tahun 2018 mendatang   dan  pemilu legeslatif untuk tahun 2019. Pelaksanaan Muscab telah berlangsung dengan lancar.  Saya  terpilih secara aklamasi, dimana sebanyak 23  PAC di Kabupaten Langkat  memberikan dukunAgan suara.pada saya.

Johan Bangun menambahkan   kedepan, agenda DPC Partai Demokrat  Langkat  akan segera melakukan konsolidasi, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga ranting. “Sebagai program partai kedepan, dapat terlaksanan dengan baik. ,”  kata Ketua terpilih  Johan Wiryawan Bangun.(ril)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments