KOMDA PGPKT LANGKAT & IDI GELAR BAKSOS BERSIH-BERSIH TELINGA DAN PENGOBATAN GRATIS DI DESA SELOTONG



Secanggang – News Metro Langkat.com
Tim dokter yang gelar baksos bersih bersih telinga di masyarakat Selotong

Masih dalam momen hari pendengaran nasional, kali ini Komite Daerah Penanggulan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (KOMDA PGPKT) Langkat kembali menggelar baksos aksi bersih-bersih telinga sebanyak 200 orang dimana Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Langkat juga ikut berperan aktif dalam pengobatan gratis yang digelar pada Sabtu (11/03) di gedung Yayasan Pendidikan An-Nur, desa Selotong Kecamatan Secanggang.
Salah seorang dokter saat membersihkan telinga seorang anak


Dalam kegiatan kali ini, turut hadir dr. H. Agussalim, M.Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL selaku Ketua KOMDA PGPKT Langkat, dr. Rika Febriyanti, M.Ked. Sp.THT-KL selaku Sekretaris KOMDA PGPKT Langkat, dr. M.Arifin Sinaga, MAP selaku Ketua IDI Kabupaten Langkat, dr. R. Suresh selaku Ketua PDUI Cabang Langkat, dr. Chandra Wijaya selaku Wakil Ketua I IDI Langkat, dr. Endang Toto Kaban selaku Wakil Ketua II IDI Langkat dr. Ramadhan Effendi Sembiring selaku IDI Langkat, dr. Rudi Rahmadsyah Sambas selaku Wakil Ketua PDUI Sumut, Indra Puskesmas Secanggang, dr. Rodes selaku Kapuskesmas Secanggang dan Kiai H. Abdurrahman selaku Ketua BAZNAS Langkat.

Kegiatan ini mengambil tema: “Telingamu, Masa Depanmu; Bersih Telingaku, Sehat Pendengaranku, Meningkat Prestasiku Bangga Orang Tua dan Guruku” yang diikuti oleh para pelajar PAUD dan RA Bungong Seulanga, MDA An-Nur dan para orang tua.

“KOMDA PGPKT akan terus berjalan dan turun ke sekolah-sekolah di kabupaten Langkat untuk melaksanakan bersih-bersih telinga sampai paripurna, ujar dr. H. Agussalim, M.Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL.

“Jika ditelinga banyak kotoran, maka dapat mengakibatkan gangguan pendengaran sehingga dapat mengganggu proses belajar anak disekolah dan dapat berdampak pada menurunkan prestasi belajar siswa”, terangnya kepada Metro Langkat saat wawancara langsung.

“Baksos kali ini juga, tidak hanya aksi bersih-bersih telinga, juga ada pemeriksaan mata dan umum dan telah diperiksa serta diterapi sebanyak 200 orang dari para pelajar dan warga masyarakat desa Selotong ini”, jelas dr. Rika Febriyanti, M.Ked. Sp.THT-KL.

“Yang nggak ada untuk penyakit kantong buk, kantong belum dibuka pendaftarannya”, ucap dr. Chandra Wijaya bercanda ketika sedang memeriksa warga yang sedang berobat.

dr. M.Arifin Sinaga, MAP selaku ketua IDI Kabupaten Langkat menyampaikan bahwa “kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat berkesinambungan kedepannya karena sangat bermanfaat bagi masyarakat yang diobati. Spesialis THT di Langkat ini masih sangat minim sehingga kegiatan ini benar-benar dapat langsung dirasakan manfaatnya untuk masyarakat, ujarnya.


Antusias masyarakat desa Selotong ini sangat tinggi, terbukti dengan banyak warga masyarakat menyerbu lokasi baksos aksi bersih-bersih telinga dan pengobatan gratis di gedung Yaspend An-Nur. “Duduk dulu ya, nanti dipanggil”, ujar Indra seorang petugas dari Puskesmas Secanggang.

 “Yang belum periksa bilang sama abang itu ya”, lanjutnya. “Bersih, bagus”, ucap dr Agussalim ketika memeriksa telinga pasien.  “Ini yang parah ni, sering nyelam air”, ucap Kiai H. Abdurrahman selaku Ketua Baznas Langkat sambil tertawa kecil.

“Waduh dua-dua ditetes telinganya nih, masih ada lagi dek?”, ucap indra seorang petugas dari Puskesmas Secanggang. “Cepat-cepat, udah diteteskan, sebelah mana tadi, sebelah kanan. Ayo satu lagi, ayo bangun, jangan agak lama, nanti keras, payah dicabut nanti”, lanjutnya.

“Itu loh, nengok di TV itu loh dek, Cuma ditengok gitu aja”, ucap seorang ibu kepada anaknya ketika hendak diperiksa telinganya. “Pikir disuntik”, ujar seorang ibu lagi.” Oh nggak!” Jawab Ketua Baznas

“Kakak kalau mau periksa mata disana”, terang petugas. “Mata kabur kali, telingapun ngup-ngup bunyinya”, ujar seorang ibu yang ingin berobat. “Daftarkan dulu, daftarkan sama bapak-bapak ini”, ujar petugas kepada warga yang baru datang.

“Apa?” Tanya dr. Chandra. “Mata pak”, jawab si pasien, “matanya kena apa buk?” tanyanya lagi, “kalau malam nggak nampak, “kalau malam ya nggak nampaklah buk”, ucap dr Chandra sambil tertawa. “Cuma buat juga rujukan, bilang ini katarak”, ujar dr. Suresh. “Kalau gatal, pahanya digaruk, jangan kupingnya”, canda dr. Agussalim, jadi apanya? Jangan korek kuping, tau apa yang bagus?, korek paret, biar bersih” candanya lagi. Warga yang ingin berobatpun ikut senang tertawa sambil memeriksa telinganya.

“Sebelumnya KOMDA PGPKT Langkat telah melaksanakan Baksos aksi bersih-bersih telinga ini dikantor Kecamatan Hinai, Baznas Langkat didesa Pantai Gemi Kecamatan Stabat, Kantor Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan dan hari ini kita laksanakan digedung Yaspend An-Nur desa Selotong Kecamatan Secanggang”, ujar dr. H. Agussalim, M.Ked (ORL-HNS), Sp. THT-KL mengakhiri. (Gus)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments