logo

Hubungan IPK & FKPPI Terus Memanas : Posko Ransus IPK Di Kuta Parik Diobrak Abrik Anggota FKPPI



Selesai - News Metro Langkat.com
Plank IPK yang ditumbangkan

Hubungan organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) dengan Ormas FKPPI terus memanas. Kalau sebelumnya gesekan antara kedua organisasi ini hanya dikota Binjai, kini melebar sampai ke Langkat.
Belum lama ini, Ketua DPD IPK Kota Binjai Samsul Tarigan menyayangkan sikap dari FKPPI yang mengambil aset mereka berupa kantor dikawasan Simpang Awas atau persisnya disamping GBKP Tugu Binjai. Kantor IPK yang telah bertahun-tahun dimiliki IPK tersebut belakangan diganti menjadi kantor FKPPI.
Pos IPK ranting Khusus di Kuta Parik, Kecamatan Selesai yang dirusak.

Sampai saat ini kisruh tersebut masih belum menemukan jalan keluarnya. Dan masing-masing kubu merasa paling berhak atas seketariat tersebut. Nah, kini muncul lagi keributan antara IPK Ranting Khusus (Ransus) Kuta Parik dengan puluhan anggota FKPPI disana.
 
Kali ini, organisasi yang dibina oleh Dandim 0203/LKT tersebut bentrok dengan IPK Langkat di Desa Kuta Parik, Kecamatan Selesai, Rabu (8/3) sekitar pukuk 14.00 wib.

Pecahnya bentrokan itu bermula, setelah 10 orang anggota FKPPI yang dipimpin ketua FKPPI cabang Selesai, M Rohman alias Dodot datang menggunakan 2 unit mobil dan 5 sepeda motor mendatangi posko ranting khusus (Ransus) IPK di Desa Kuta Parik, Kecamatan Selesai, Langkat.

Di posko yang tidak jauh dari jembatan besi Desa Kuta Parik tersebut, anggota FKPPI langsung mengganti cat posko yang semula IPK menjadi FKPPI. Selain itu, anggota FKPPI juga merusak plang IPK Ransus yang berdiri dan mencatnya.

Aksi anggota FKPPI tersebut diketahui, setelah beberapa anggota IPK datang ke posko untuk melakukan kegiatan. Disana, mereka melihat posko mereka sedang dirusak.

Merasa tidak terima, anggota IPK yang melihat itu menanyakan maksud anggota FKPPI merusak posko yang mereka bangun. Namun, bukan jawaban yang mereka dapatkan, anggota FKPPI malah menyerang mereka.

Sehingga, bentrokan fisik antara anggota kedua organisasi pun tidak terhindarkan. Beberapa anggota FKPPI yang merasa ketakutan, langsung melompat ke sungai yang ada di belakang posko tersebut.
Agar bentrokan tidak berkepanjangan, anggota IPK kemudian menghubungi polisi.

Setelah mendapat informasi itu, anggota kepolisian dari polsek Selesai langsung datang ke lokasi kejadian.
Menurut ketua IPK PAC Selesai, Syahril kepada wartawan menyayangkan sikap anggota FKPPI yang dinilai sangat tidak menjaga kekondusifan di Langkat.

Dimana, selama ini kata Syahril, mereka juga tidak pernah mengusik kegiatan maupun merusak posko FKPPI. "Kejadian ini sangat kita sayangkan, mereka mencari persoalan terlebih dahulu," kata Syahril.
Mengenai motif bentrokan, tambah Syahril disebabkan oleh Rima yang dulunya adalah ketua ransus IPK Kuta Parik menjadi anggota FKPPI.

"Apabila pindah keanggotaan dari IPK menjadi FKPPI, silahkan pindah. Tapi, janganlah merusak dan mengambil alih aset yang selama ini dimiliki IPK," serunya.

Dia juga mengaku telah dipanggil ke polsek Selesai untuk dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut. "Saya sudah jelaskan kepada polisi, bagaimana awal cerita terjadinya bentrokan itu," ujarnya.

Kapolres Binjai AKBP Mohamad  Rendra Salipu SIK M Si membenarkan adanya bentrok tersebut. Saat ini, kata kapolres, pihak kepolisian sudah melakukan upaya untuk mendamaikan kedua anggota organisasi.
"Para ketua organisasi itu sudah dipanggil oleh kepolisian. Kita mencari upaya untuk menyelesaikan konflik tersebut," ujar Kapolres.

Masih kata mantan Kaden Gegana Brimob Polda Gorontalo tersebut, dia meminta agar menjaga kekondusifan di wilayah hukum Polres Binjai.

"Apabila mengganggu ketertiban di masyarakat, saya tegaskan akan ditindak tegas. Saya tidak mau ada keributan di bawah wilayah polres Binjai," kata Kapolres.

Padahal, beberapa waktu lalu, Dandim 0203/LKT Letkol Arh Dedi Rahmanto menyerukan, agar anggota FKPPI di bawah Kodim 0203/LKT harus menjaga ketertiban dan menjadi contoh bagi organisasi yang ada.
Kejadian pengambil alihan aset milik IPK yang dilakukan FKPPI juga pernah terjadi di Binjai. Guna menyelesaikan persoalan tesebut, IPK Binjai telah melayangkan surat ke Walikota Binjai, Dandim 0203/LKT, Kapolres Binjai, Ketua DPRD Binjai dan KNPI Binjai. ( rki )

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.