Galian C Oknum Anggota DPRD Langkat Resahkan Warga : Seratusan Warga Bukit Lawang “ Serbu “ Kantor Camat Bahorok

Ratusan warga Bukit Lawang yang menyerbu kantor Camat Bahorok.(Yoga)

 Bahorok- News Metro Langkat.com

Seratusan warga yang tinggal dikawasan Bukit Lawang- Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Selasa (7/3) siang lakukan aksi demo damai dengan mendatangi kantor Camat Kecamatan Bahorok Jl. Bukit Lawang, Pekan Bahorok, Bohorok .

Warga yang datang dengan mengendarai sepeda motor dan angkutan lainya ini, terdiri dari kaum bapak, ibu,anak-anak, serta HPI dan TNGL

Kedatangan warga menemui orang nomor satu dikecamatan Bahorok ini terkait dengan keresahan warga perihal beroperasinya galian C milik oknum anggota DPRD Langkat yang telah merusak sebagian besar bantaran sungai Bahorok-  Bukit Lawang. 
Warga yang resah dengan galian C milik oknum dewan


Menurut warga, satu tahun lamanya galian C milik oknum wakil rakyat tersebut beroperasi. Alat berat yang bekerja terus mengeruk bantaran sunggai menyebabkan rusaknya pingiran hilir sunggai. Sekarang ini masih ada dua alat berat (Exskavator) yang bekerja digalian itu, alat-alat tersebut mengeruk pasir dan bebatuan yang menyebabkan keruhnya air dibawahnya.” Ujar warga.

Selain merusak lingkungan disekitar, kehadiran galian C tersebut sama sekali tak dirasakan masyarakat manfaatnya selain dampak kerusakan lingkungan. “ Karena adanya galian diatas sunggai atau persisnya dibawah lokasi pemandian Bukit Lawang, tanah-tanah warga yang ada dibawah atau pingiran sungai menjadi erosi terkena hantaman banjir.

Selama ini tidak pernah erosi terjadi, tapi sejak galian C tersebut beroperasi setiap kali air sungai banjir, maka hantaman air begitu kuat menghantam tebing sehingga tanah-tanah kami jadi longsor, jalan-jalan jadi berlubang karena lalu lalangnya truck pengangkutan galian” Ungkp warga seraya berharap galian C tersebut segera ditutup.

Sambung warga lagi, sekarang ini ada dua galian c yang beroperasi didua pantai yakni pantai Kuancan Kampung Bukit, Desa Timbang Lawan dan di Bukit Lawang persis berada dibawah lokasi pemandian.

Selama ini kami coba menahan diri. Tapi, lama kelamaan dampak buruknya terus kami rasakan, makanya batas kesabaran warga telah sampai keubun-ubun. “ Kalau dulu pantai didaerah ini tanahnya terlihat tinggi, tapi sekarang menurun karena adanya pengerukan, parahnya lagi tanah kami yang berdekatan dengan sunggai habis terkikis air.

Parahnya lagi bilang warga, galian C tersebut milik wakil rakyat yang seharusnya bisa memberikan contoh lingkungan yang sehat kepada masyarakat. “ Yang kami tau galian C tersebut milik Marwan Sinarta Purba, sudah satu tahun lebih beroperasinya,”celetuk warga lainya.

Setelah mendengar keluhan warga, ahirnya Muspika berjanji akan menindaklanjuti masalah ini dengan membicarakan dengan pihak terkait.Kedatangan warga ini disambut Camat Bahorok Persadanta Sembiring, SH, M.AP.    , Kapolsek Bahorok, AKP Antonius Pasta Sitepu SH, Danramil Bahorok serta aparat terkait lainya.

Camat bahorok Persadanta Sembiring ketika dikonfirmasi Metro Langkat, Selasa (7/3) malam mengatakan akan memfasilitasi keluhan masyarakat terkait galian tersebut. “ Kita selaku pihak Muspika tetap memfasilitasi keluhan masyarakat, besok kita akan undang pengusaha galian C dan masyarakat untuk duduk bersama membicarakan masalah ini.” Ujar Persadanta dari seberang telepon. (Yoga)


Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments