Posko Penggarap Lahan Eks PTPN Terbakar


Gubuk pengarap yang diduga sengaja dibakar



BINJAI - Metro Binjai

Gubuk yang sering digunakan sebagai posko perkumpulan para penggarap kelompok sepakat tani di eks HGU PTPN 2 Jalan Bangau, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur, terbakar, Selasa (21/2) sekitar pukul  02.00 wib.

Tidak diketahui, apa penyebab gubuk milik kelompok tani asuhan Sawiwi itu terbakar. Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan dan mencaritahu penyebab kebakaran.

Informasi dihimpun, warga tidak mengetahui apa penyebab gubuk tersebut terbakar. Beruntung, kebakaran cepat dicegah setelah pemadam kebakaran Pemko Binjai turun dan memadamkan api.

Kebakaran posko kelompok tani itu juga dikait-kaitkan dengan pertikaian antara anggota IPK Binjai dengan anggota Sawiwi, yang beberapa waktu lalu sempat terjadi.

Namun, hal itu dibantah langsung oleh ketua DPD IPK Binjai, Samsul Tarigan saat menggelar pertemuan dengan Kapolres Binjai, Camat Binjai Timur, Danramil Binjai Timur dan Kesbang Pol dan Linmas Binjai serta Kapolsek Binjai Timur bersama kelompok Sawiwi di Polres Binjai.

Samsul Tarigan mengaku, tidak bisa mengontrol seluruh kegiatan anggotanya, di luar organisasi yang dipimpinnya kini.

Dia meminta kepada para kelompok tani, untuk tidak menuduh anggota IPK sebagai pelaku utama yang membakar posko kelompok tani tersebut.

"Jangan tuduh anggota saya sebagai pelakunya. Bisa saja pihak lain, yang ingin mengadu domba kita. Saya minta, fotokan saja siapapun orang yang mengatasnamakan IPK yang menggangu para penggarap. Saya berjanji akan menumpas mereka," kata Samsul.

Bahkan, apabila ada anggota IPK Binjai yang menggangu masyarakat, Samsul akan menyerahkan langsung ke pihak kepolisian, untuk memprosesnya.

"Kalau ada anggota saya yang terbukti, saya serahkan kepada polisi. Masyarakat silahkan hubungi saya langsung, apabila melihat anggota saya yang menggangu," ujar Samsul.

Bahkan, ketua kelompok sepakat tani, Sawiwi mengakui, belakangan ini, anggota IPK tidak pernah mengganggu mereka. "Memang belakangan ini tidak ada mereka (IPK) menggangu kami," kata Sawiwi.

Kapolres Binjai AKBP MR Salipu SIK M.Si dalam pertemuan tersebut, meminta kepada para kelompok tani untuk bersabar, selama polisi masih menyelidiki dan mencaritahu penyebab kebakaran.

"Kita masih selidiki penyebab kebakaran. Apabila ada yang membakar, kami akan proses sesuai hukum yang berlaku," kata Kapolres.

Mengenai adanya pertikaian antara kelompok Samsul dengan Sawiwi yang pernah terjadi, Kapolres mengaku tidak dapat memastikan kalau pelaku berasal dari kelompok Samsul.

"Kita tidak bisa berprasangka buruk kepada kelompok lain. Polisi tetap bekerja profesional untuk mencari penyebab (kebakaran) ini. Saat ini, polisi meminta agar para kelompok tidak saling menuding, agar tercipta kondisi yang kondusif," sebut Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Bambang H Tarigan dan Kasat Reskrim AKP Ismawansa.

Kapolres juga menghargai tindakan ketua DPD IPK Binjai, Samsul Tarigan yang mengaku akan menumpas anggotanya yang terbukti mengganggu ketenangan masyarakat.

"Kita juga apresiasi Samsul yang siap menghantarkan anggotanya apabila salah, agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolres mengakhiri pertemuan tersebut. ( rki )
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments