DPRD & Pemko Binjai Sepakat Syahkan 5 Perda


BINJAI- News Metro Langkat
Syahkan Perda

Anggota DPRD dan Pemerintah Kota Binjai, sepakat dan setuju untuk membentuk 5 rancangan peraturan daerah (Ranperda) menjadi perda, pada rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Binjai, Senin (20/02).

Ranperda yang akan disahkan tersebut meliputi, perda tentang rusunawa, perda tentang tarif layanan kesehatan kelas 3 di RS Djoelham, perda tentang retribusi jasa umum, perda tentang penyelenggaraan pendidikan serta perda tentang pencegahan dan penyalahgunaan narkotika, obat terlarang dan zat psikotropika lainnya.

Walikota Binjai HM Idaham diwakili oleh Sekda, Mahfullah Daulay, menyebutkan agar pelaksanaan perda ini nantinya dapat maksimal dan dapat mewujudkan program Pemko Binjai, untuk menjadikan Binjai sebagai kota yang cerdas dan layak dihuni.

Walikota berharap, setelah penetapan ranperda menjadi perda, agar sinergitas pemko Binjai dan DPRD Binjai terus ditingkatkan, demi terwujudnya kesejahteraan bagi masyarakat Binjai.

"Pemko Binjai meminta dukungan DPRD Binjai dalam penerapan dan pengawasan perda di tengah-tengah kepentingan masyarakat ini," kata Walikota.

Berhasil atau tidaknya perda ini, tambah Walikota sangat tergantung dengan niat dan kinerja pemko dan DPRD Binjai.

"Tindak lanjut ini harus dilaksanakan dengan baik untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam mewujudkan Binjai sebagai kota cerdas, layak huni dan berdaya saing," kata Walikota.

Dalam rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi yang ada di DPRD Binjai, dalam pandangan akhir mereka, sepakat dan setuju agar ranperda disahkan menjadi perda.

Bentuk kesepakatan antara legislatif dan eksekutif tersebut, Walikota diwakili oleh Sekda, Mahfullah Daulay dan Ketua DPRD Binjai, Zainuddin Purba pun menandatangani pengesahan perda yang selanjutnya akan diserahkan ke Gubernur Sumatera Utara. (Ism)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments