Puluhan Mamak-Mamak Datangi Polres Langkat Minta Rekanya Dibebaskan

  Puluhan kaum ibu yang mendatangi Polres Langkat. Stabat- News Metrolangkat.com  Pasca tewasnya MAS (35) warga Dusun Kampung Tengah ...

 
Puluhan kaum ibu yang mendatangi Polres Langkat.

Stabat- News Metrolangkat.com 

Pasca tewasnya MAS (35) warga Dusun Kampung Tengah Desa Kwala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat akibat amuk massa karena diduga akan  mencuri lembu, di Dusun Simpang Kerapuh, Desa Kwala Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Senin siang (26/9) yang lalu, beberapa orang warga Dusun Simpang Kerapuh telah diperiksa dan dimintai keterangannya, diantaranya R.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, dari beberapa orang yang diperiksa tersebut, 1 orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Sat. Menanggapi hal tersebut, puluhan warga dari Dusun Simpang Kerapuh mendatangi Mapolres Langkat melakukan aksi demo damai, di Stabat, Rabu (28/9), meminta agar tersangka dibebaskan. 

Namun, permintaan  itu tentu tak dikabulkan, sebab biar bagaimanapun juga aksi anarkis yang dilakukan warga telah menyebabkan tewasnya MAS. Selanjutnya warga yang datang bersama keluarga tersangka tersebut langsung digiring masuk kedalam aula Mapolres untuk dilakukan dialog.


Pantauan wartawan,ada beberapa orang warga ditunjuk sebagai perwakilan.  Mereka pun diajak masuk ke Aula Wira Satya Mapolres Langkat untuk mendengarkan penjelasan dari para pejabat Polres Langkat, seperti Wakapolres Kompol B. Panjaitan, Kabag Ops Kompol J. Sitompul, Kasat Intel AKP Syahrial Effendi, SH dan Kasat Reskrim AKP Deddy Dharma, SH.

“ Ya, mau bagaimana lagi, nasi sudah menjadi bubur. Akibat main hakim sendiri, menyebabkan meninggalnya orang lain.  Apa boleh buat, siapa yang bersalah harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Panjaitan.

Kasat Reskrim AKP Deddy Dharma, SH menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi- saksi, muncul titik terang terkait dengan kronologis kejadian tersebut, dimana diantara para saksi yang diperiksa, termasuklah R seorang ibu rumah tangga. 

Ketika diperiksa, saksi R menjelaskan bahwa pada hari itu, Senin (26/9), dia melihat seorang laki - laki masuk ke dalam rumah dan diduga laki - laki itu akan melakukan pencurian.

Laki - laki tersebut tidak lain adalah MAS. Mengetahui R melihatnya, MAS pun lansung melarikan diri dengan menumpang Truck yang mengangkut batu. Saksi R yang memang sudah mengenal MAS menyampaikan hal tersebut kepada warga.

Berita itu pun langsung tersebar di kalangan warga.  Selanjutnya, entah siapa yang memulai, tapi warga berinisiatif untuk memeriksa keadaan di sekitar lokasi rumah yang telah dimasuki oleh MAS hingga mendapati sepeda motor MAS tergeletak di sekitar lokasi rumah tersebut.

Warga pun berinisiatif untuk merantai  sepeda motor tersebut.  Namun, MAS datang lagi untuk mengambilnya. Dia pun marah, karena sepeda motornya telah dirantai warga hingga terjadilah ‘perang mulut’ dengan warga.

Dalam keributan tersebut, salah seorang warga berinisial Sat secara spontan menampar dan menendang MAS. Namun, MAS tidak tinggal diam dan melakukan perlawanan terhadap Sat.
Nah, melihat MAS melakukan perlawanan, warga pun melakukan pengeroyokan dan mengikat kedua tangan MAS dengan tali nylon.

“ Nah, sangat disayangkan, MAS yang telah diikat tangannya, masih tetap dipukuli oleh massa. Kepala Dusun yang berusaha melerai pun tidak berdaya. Massa tetap melakukan pengeroyokan terhadap MAS hingga akhirnya MAS meninggal dunia,” ujar Deddy Dharma.

Untuk itu, S pun ditetapkan sebagai tersangka dan terpaksa ditahan. Bahkan, Deddy Dharma pun menegaskan akan terus melakukan penyidikan, sehingga bisa saja jumlah tersangkanya bertambah.  “ Ya, saat ini baru 1 yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Sat,” ketusnya.(MDS)
/

COMMENTS

LTV ON NEWS

Name

Anak Negeri,107,Berita Hari Ini,851,Berita Terkini,115,Ekonomi dan Bisnis,21,Gedung Dewan,5,Hoby Xtrim,24,Hukum& Kriminal,245,Inspirasi Islam,5,International,13,Kabar Desa,58,Kejahatan Medis,1,Lingkungan hidup,8,Macam-macam,30,Macam2 Obat,4,Mak Mirah,1,Mata Lensa,2,Mata Lensa,6,Menuju Kursi Lkt-1,3,Metro Binjai,93,Metro Tamiang,39,Motivasi,7,Nasional,62,Olahraga,5,Opini,3,Partai Politik,54,Pentas Pilkada,59,Politik,17,Sport,4,Supranatural,22,Wisata Negeri,3,Yong Ganas,5,
ltr
item
NEWS METRO LANGKAT BINJAI: Puluhan Mamak-Mamak Datangi Polres Langkat Minta Rekanya Dibebaskan
Puluhan Mamak-Mamak Datangi Polres Langkat Minta Rekanya Dibebaskan
https://1.bp.blogspot.com/-qjbBs3bxqpQ/V-vShAy7YoI/AAAAAAAADG0/rAN7s2mmPaonOgjc1Ky5zEgdM1YJdqVugCLcB/s320/Perwakilan%2BWarga%2Bsaat%2Bmemasuki%2BAula%2BWira%2BSatya%2BMapolres%2BLKT.%2528Ling%2529.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-qjbBs3bxqpQ/V-vShAy7YoI/AAAAAAAADG0/rAN7s2mmPaonOgjc1Ky5zEgdM1YJdqVugCLcB/s72-c/Perwakilan%2BWarga%2Bsaat%2Bmemasuki%2BAula%2BWira%2BSatya%2BMapolres%2BLKT.%2528Ling%2529.jpg
NEWS METRO LANGKAT BINJAI
https://www.metrolangkatbinjai.com/2016/09/puluhan-mamak-mamak-datangi-polres.html
https://www.metrolangkatbinjai.com/
https://www.metrolangkatbinjai.com/
https://www.metrolangkatbinjai.com/2016/09/puluhan-mamak-mamak-datangi-polres.html
true
7980326430022436733
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy