SBSI Langkat Laporkan PTPN II Ke Poldasu

SBSI Laporkan PTPN-II
SBSI Langkat Laporkan PTPN II Ke Poldasu

TANJUNGPURA – ML

Adanya pelanggaran yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan yang tetap langgeng dilakukan oleh oleh PTP Nusantara II (Persero), khususnya UU Nomor 21 Tahun 20000 Tentang Serikat Pekerja/Buruh, melecut semangat DPC FKUI-KSBSI Kabupaten Langkat untuk melakukan preasure kepada Disnaker Propinsi Sumatera Utara, untuk menindak PTPN tersebut, agar menjalankan ketentuan sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan memberikan serta melaksanakan normatif anggota SBSI yang bekerja di PTPN II itu.

Demikian ujar Ardi Ginting selaku Ketua DPC FKUI KSBSI kabupaten Langkat didampingi Sekretarisnya Muhammad Khair, S.PdI kepada Metro Langkat, Minggu (07/08), di Tanjungpura. Lebih lanjut Ardi mengatakan bahwa dari 17 item yang mereka sampaikan itu, merupakan standart nasional yang harus dipenuhi PTPN II untuk kesejahteraan pekerjanya.

Namun menurut Ardi, sampai dengan saat ini, sama sekali kita tidak ada melihat niat baik pihak PTPN itu, untuk merealisasikan hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh pekerja-pekerja yang bekerja di PTPN II. "Gaya kolonial dan tirani kekuasaan yang seolah selalu bisa berbuat seenak perut mereka dengan mengangkangi aturan dan ketentuan yang telah dibuat oleh pemerintah, menjadi tradisi turun menurun yang senantiasa dipertotonkan oleh pihak PTPN II," Ketus Ardi.

Dan Ardi juga sangat menyesalkan sikap PTPN II, melalui Distrik Rayon Utara, mereka tidak mengakui keberadaan SBSI di PTPN II saat SBSI Langkat menyampaikan surat administrasi perihal unjuk rasa yang dilakukan SBSI Langkat.

"Saat itu, kita rencanakan aksi unjuk rasa dari tanggal 3 s/d 6 Agustus 2016 di Kantor PTPN II Distrik Rayon Utara Sawit Seberang dan masing-masing Kebun Rayon Utara. Dan izin dari Polres Langkat pun, saat itu telah kita kantongi," Beber Ardi.

Namun menurut Ardi, pada malam tanggal 2 sebelum turun aksi, pihak Polres Langkat, menghubungi dirinya dan mengatakan bahwa SBSI tidak diakui oleh pihak PTPN II tentang keberadaannya di lingkungan kebun itu.

"Sangat naif kiranya, jika pihak PTPN II tidak mengakui keberadaan SBSI di perkebunan itu. Padahal fakta membuktikan dari beberapa kasus yang melibatkan pekerja di PTPN II dan SBSI selaku pihak yang menjadi perlindungan hukumnya, baaik melalui Disnaker dan pengadilan, pihak PTPN II turut menghadiri.

Itu artinya selama ini mereka mengakui keberadaan SBSI di PTPN II," Tegas Ardi. Maka Ardi pun memastikan akan segera melaporkan pihak PTPN II Poldasu, yang menurut penilaian mereka telah melakukan langkah penghalangan terhadap aksi yang mereka lakukan secara legal.

"Jangan dikira mereka main-main. Tidak ada istilah setengah hati disini. Dan orang PTPN II, sudah tahu betul bagaimana karakter saya," Tandas Ardi. Sementara, pihak PTPN II, sampai dengan berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasi atas tudingan yang disampaikan oleh DPC FKUI KSBSI Kabupaten Langkat itu. (Dudi)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments