Mantan Sekwan DPRD Langkat, H Salman : Sekda Langkat Tak BerNyali Tegakkan Peraturan

Mantan Sekwan DPRD Langkat, H Salman : Sekda Langkat Tak BerNyali Tegakkan Peraturan

STABAT - News Metrolangkat.com

Sekda Langkat dr Indra Shalahuddin dianggap tak bernyali oleh H Salman mantan Sekretaris Dewan DPRD Langkat untuk menegakkan peraturan yang telah dijalankan oleh Pemkab Langkat bagi siapa saja PNS yang menjalani hukuman baik pidana umum maupun pidana khusus harus diberhentikan sebagai PNS.


H Salman mantan Sekwan DPRD Langkat.

"Terbukti setelah saya bersama Sukhyar Mulianto dan Azizah, diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS, akibat hukuman yang pernah saya jalani, ternyata masih ada 29 nama PNS di lingkungan Pemkab Langkat yang tersandung hukuman, hingga saat ini sama sekali tidak dijatuhi sangsi apapun, ungkap H Salman kepada Metro Langkat, Senin (01/08) dikediamannya di Stabat.

H Salman menilai, sikap yang ditunjukkan oleh institusi Pemkab Langkat dengan keberadaan seorang Sekda seperti dr Indra, sama sekali tidak mencerminkan kepatuhannya dalam menjalankan peraturan yang telah dijalankan. "Ada apa memangnya, kok 29 nama itu, tidak juga dijatuhi sangsi pemecatan.

Padahal jelas sekali mereka telah menjalani masa penahanan, akibat perbuatan melawan hukum yang mereka lakukan," Sesal H Salman. H Salman pun merasakan, adanya kepentingan politis dibalik pemecatan yang telah dilakukan terhadap dirinya beserta Sukhyar Mulianto dan Azizah.

"Ada kepentingan politis dari pihak Pemkab, untuk membunuh karekter kami. Seharusnya Sekdakab Langkat bisa menginstruksikan kepada Kepala BKD, untuk memproses tahapan pemecatan lanjutan terhadap ke 29 orang PNS di lingkungan Pemkab Langkat yang telah melakukan tindak pidana dan dihukum pihak berwajib.

Kenapa harus kami saja yang dikorbankan? Apa Pemkab Langkat takut kepada yang 29 orang itu? Karena jika mereka dipecat, maka borok Pemkab Langkat di dinas terkait tempat mereka bekerja, akan dibongkar oleh yang 29 orang itu," Ketus H Salman dengan nada meninggi.
dr Indra Salahuddin M Kes Sekdakab Langkat.(ist)

Disisi lain, H Salman juga menjelaskan bahwa terdapat juga ketimpangan dan seolah menunjukkan unsur pilih kasih, atas penetapan hukuman yang diberikan kepadanya. "Dalam waktu yang bersamaan, saya dan Sukhyar Mulianto dipecat sebagai PNS. Namun pada kenyataannya, hingga saat ini, Sukhyar Mulianto masih menerima gajinya dengan status PNS," Sesal H Salman.


Maka H salman pun, meminta kepada aparat penegak hukum, agar dapat mengusut tuntas terhadap kebijakan Pemkab Langkat, yang dianggapnya telah menyalahi aturan dan merugikan keuangan negara.

"Saya sudah muak melihat Sekdakab Langkat itu.Tidak pernah punya nyali apalagi tegas dalam menegakkan aturan," Ucap H Salman penuh kegeraman. Hingga berita ini diturunkan, baik Sekdakab maupun Kepala BKD Langkat, tidak dapat dikonfirmasi atas tudingan yang disampaikan H Salman tersebut. (Dudi)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments