Kapolres Langkat, : 8 Ton Bawang Ilegal Asal India

Kapolres Langkat, : 8 Ton Bawang Ilegal Asal India


Stabat,News Metrolangkat.com

Hasil penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi-saksi, ternyata ratusan karung bawang merah yang diamankan Polsek Besitang, ahir pekan lalu ternyata berasal dari Negara India. Saat ini proses penyelidikan tengah dilakukan sat Reskrim Polres Langkat.
Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin SIK

Hal itu diitegaskan Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin SIK kepada sejumlah wartawan termasuk Metro Langkat, Senin (8/8) saat Press rilis di Mapolres. “ Hasil penyelidikan kita, bawang ilegal tersebut berasal dari Negara India.

Barang-barng ini dibawa melalui jalur laut, masuk melalui Aceh sebelum ahirnya mendarat dan diangkut melintasi wilayah hukum Polres Langkat. Atas perbuatanya para pelaku dijerat Pasal 31 dari UU Ri No. 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman 5 tahun penjara denda 100 juta.” Ujar Kapolres.

Sekedar mengulang,pada Jum'at ( 5/8), jajaran Polsek Besitang mengamankan sebuah mobil truck Colt Diesel bermuatan barang merah tanpa dokumen,sebanyak 8.000 kg yang tersusun rapi dalam karung goni
Penangkapan ini bermula ketika Jum'at (6/8) sekitar jam  00.30 WIB, jajaran Polsek Besitang melakukan patroli kearah perbatasan Langkat Tamiang seusai melakukan razia gabungan di depan Mapolsek

Saat menyisir jalananan sekitar 1 km dari Mapolsek Besitang, Polisi mencurigai  sebuah truck Colt Diesel bernomor polisi BL 8604 DB, sedang terparkir di pinggir jalan, saat diperiksa ternyata isinya tumpukan karung bawang merah sebanyak 8 ton

Saat di mintai keterangan,kepada petugas supir truck yang bernama Sagiman (37) warga Dusun Matang Meku Desa Medang Ara Kec Karang Baru Kab Aceh Tamiang, dan kernetnya Suprianto (40) warga Dusun Batu Delapan Desa Rambu Pauh Kec Rantau Kab Aceh Tamiang, mengatakan

Kalau barang (bawang merah) ini di bawa dari sebuah toko yang berada di Kuala Simpang,yang akan di bawa ke kota Medan,dan bawang ini tidak memiliki dokumen resmi dari pemerintah

Guna menindaklanjuti lanjuti perkara ini,barang bukti beserta supir dan kernet langsung di Giring ke Mapolsek Besitang,sebelum akhirnya dai data dan di kirim langsung ke Mapolres Langkat guna pemeriksaan lebih lanjut

Kapolsek Besitang AKP Binsar Naibaho saat di konfirmasi membenarkan penangkapan ini " ada sekitar 8 ton bawang merah yang di duga ilegal yang kita tangkap,karena tidak memiliki dokumen yang resmi,saat ini barang bukti 1 unit truck colt diesel beserta 8 ton bawang merah,dan supir serta kernetnya sudah kita serahkan ke Mapolres Langkat guna pemeriksaan lebih lanjut" ucap Kapolsek (yg)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments