Wak No Cabuli Bocah Lima Tahun

Wak No Cabuli Bocah Lima Tahun

Besitang. News Metrolangkatbinjai.com

Meski usia sudah lanjut dan badan tanah, tapi kalau urusan yang sejengkal bawah perut itu, agaknya sudah mendarah daging dan tak bisa ditahan-tahan. Karena itulah Sutresno alias Ketrek alias Wak No (40) yang tinggal di Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, ini jadi gelap mata dan tak lagi bisa mengendalikan akal sehatnya.
Ilustrasi pencabulan anak dibawah umur.(int)

Mawar (5) tahun, bukan nama sebenarnya tega ia cabuli dikamar tidurnya. Perbuatan biadab tersebut kini sedang dalam penanganan pihak yang berwajib usai orang tua Mawar membuat laporan pengaduan ke Polisi kemarin seperti tertuang Laporan Polisi Nomor. : LP / 398 / VII / 2016 / SU / LKT   tgl  11 Juli 2016

Keterangan yang dikumpulkan Metro Langkat Selasa (12/7) menyebutkan, perbuatan itu terjadi sekitar bulan Juni 2016 atau sekitar tanggal 28 sekitar jam 10 pagi.  Saat itu korban (Mawar-red) bercerita kepada orangtuanya tentang apa yang dialami.

Cerita korban, saat dirinya pergi bermain-main disekitar rumah pelaku, tiba-tiba pelaku memanggilnya kedalam rumah. Waktu itu pelaku sedang cukuran di kamar. Setelah itu pelaku menarik tangan korban kedalam kamar.

Didalam kamar korban disuruh tidur diatas kasur oleh pelaku, kemudian pelaku menarik kaki korban lalu menggesekkan kemaluan pelaku kekemaluan korban, setelah itu pelaku menyuruh korban duduk di tempat tidur lalu pelaku menciumi wajah korban dan bibir korban dan menghisap hisap lidah korban.

“ Wak No ciumi aku, jilati lidahku, ciumin pipiku, sudah gitu dia tidurin aku,” kata korban kepada orang tuanya. Mendengar kabar tak mengenakkan tersebut, jantung orang tua Mawar bak putus disambar petir.

Tak terima atas apa yang diterima anaknya, orang tua Mawar langsung melaporkan kasus ini ke Polisi dengan harapan pelaku ditangkap dan mempertangung jawabkan segala perbuatanya dimata hukum.(yg)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments