Polsek Tanjungpura Biarkan ‘ Pak Ogah” Atur Jala

Lalin Simpang 4 Pekubuan Semrawut :
Polsek Tanjungpura Biarkan ‘ Pak Ogah”  Atur  Jalan
Lalin Simpang 4 Pekubuan Semrawut

TANJUNGPURA -News Merolangkat.com

Lalu lintas (Lalin) simpang 4 menuju Pekubuan dan Timbangan Lama Pematang Tengah serta kembali ke arah Pekan Tanjungpura melalui Jalan Bambu Runcing, terkesan sengaja diciptakan menjadi macet. Pasalnya dari kemacetan jalan tersebut, demi kepentingan pihak-pihak tertentu akibat terjadinya kemacetan itu.

Pantauan Metro Langkat setiap harinya, persimpangan yang seyogianya memiliki Traffic light itu, semakin amburadul dikarenakan ketidak pedulian pihak Polsek Tanjungpura untuk mengantisipasi secara terpadu situasi kemacetan tersebut.

"Hajab kali bang. Macam kayak disengaja simpang 4 ni dibuat macet. Padahal kantor Polisi dekat kali dari sini, tapi mereka tak mau tau dan malah membiarkan para oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, melakukan pungutan liar terhadap para pengendera jalan, terutama truk dan angkutan yang membawa barang atau penumpang," Sesal warga yang melewati simpang itu kepada Metro Langkat.

Padahal sebagaimana yang diterangkan penduduk setempat, pada saat jelang lebaran lalu, jalan di persimpangan ini bisa disterilkan dengan maksimal tingkat kemacetannya melalui Police Line yang dipasang di tengah jalan.

Tentunya hal ini harus sesegera mungkin menjadi perhatian pihak terkait khususnya Polres dan Dishub Langkat, agar berkoordinasi untuk memasang Traffic light di simpang 4 itu.

Karena menurut warga setempat, akibat keamburadulan di simpang 4 itu, telah banyak menyebabkan terjadinya laka lantas dan membuat ketidaknyaman para pengendera jalan, akibat banyaknya 'Pak Ogah' yang petantang petenteng belagak mengatur lalu lintas.

Sampai dengan berita ini diturunkan, pihak Mapolsek Tanjungpura belum dapat dikonfirmasi dengan kenyataan di atas. (Dudi)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments