Menguak Misteri Bunker Peningalan Belanda (Bag-1)

Menguak Misteri Bunker Peningalan Belanda (Bag-1)

 Sejarah penjajahan masa lalu masih melekat kuat dibeberapa titik bekas perkebunan pernah diduduki kaum kolonial. Tak menampik adanya perubahan mistis kuat bercampur kental dilokasi memang jejak maupun tapak sejarah masih ada itu. Meskipun telah ditutup pengelola perkebunan  masa kini.
Bunker Peninggalan Belanda.(ilustrasi)


Jejak mistisnya masih menyerahkan bunyi dan suara-suara aneh dibalik lorong panjang dapat tembus kemana-kemana. Bagaimana rekam jejak penelusuran supranatural Metro Langkat-Binjai menemukannya ?

Tak hanya beberapa kelebat bayangan menghiasi malam panjang dikawasan memang  masih tertinggal bekas-bekas penjajahan Belanda.  Suara-suara diluar nalar serta jarang masuk akal itupun kerap menyerahkan keberadaan lelembutnya.

 Apalagi, beberapa kali anak keturunan bangsa Belanda itu menyambangi lokasi pernah ditinggali leluhurnya pada masa lampau. Menyisakan kecurigaan banyak soal peninggalan masih terkubur atau sengaja dibenamkan dilokasi rumah-rumah tua kendati telah dipugar namun tak merubah keasliannya.

Pintu-pintu rahasia menuju lorong-lorong itu sengaja ditutup pengelolanya puluhan tahun silam. Akan tetapi, kekuatan mistisnya tidak dapat terlupakan begitu saja. Menyimpan banyak kisah-kisah masa lalu terungkap satu persatu, tatkala sengaja menelusuri lembah-lembah merupakn pintu keluar lorong rahasia atau bunker sengaja dibuat dalam menjawab tantangan kala itu.

Penyelematan, lagi sola penyelamatan  jiwa serta raga keluarga kaum penjajah semasa menduduki kawasan perkebunan. Misteri itu, sengaja membeberkannya sendiri dengan ritual singkat berujung sederhana menelusuri seluruh pintu keluar dibeberapa titik juga pintu masuk sengaja diletakkan didalam bilik atau kamar pribadi  juga ruangan tidur

Penuturan sang pembantu masih hidup menjalani masa pensiunnya dengan kesederhanaan, menyimpan banyak pengalaman mistis, sekaligus mengenang masa mudanya melakoni pekerja kontrak hingga beranak pinak dikawasan sekitar perkebunan Tanjung Keliling Salapian Kabupaten Langkat.

Bukan menjadi rahasia soal itu, kemunculan sosok lelembut dari pelbagai jenis bentuk serta modelnya acap kali  dijumpai itu. Keganjilannya, kisah pilu dibalik penampakkannya sendiri, serta serba-serbi peninggalnnyapun masih terdapat didalam bunker hingga menembus 2 hingga 3 kilometer panjangnya.

Mendengar langsung penuturan saksi-saksi berusia renta itu, mantan pembantu sang majikan berasal tanah Jawa, pekerja kontrak itu masih mengingat kuat soal liang rahasia berada didalam bilik kamar tidur sang tuan terus mengeluarkan sinyal mistis.

“ Zaman itu masih susah sekali, enggak bisa berbuat banyak tatkala menerima perintah sang majikan orang Londo. “ Semua aturan keluarga wajib dipenuhi dengan tepat waktu, walau usia si Mbah (julukannya t memiliki anak, cucu serta buyut.red) masih belasan tahun ketika kapal pembawa pekerja kontrak menyandar di Belawan diera tahun 50-an” akunya menuturkan dengan bibir ngewel-ngewel (menggetar.red).

“ Ratusan pekerja kontrak turun di Belawan, lantas berserak diseluruh perkebunan Sumatera. “ Kalau dulu biasa disebut tanah Andalas wilayah ini “ kenang Si Mbah pekerja perempuan menerima nasib sebagai pembantu rumah tangga hingga masa pensiunnya. “ La wong sudah nasib mbah begitu to nak e …?!” ujarnya lirih mengawali kisah misteri dibalik pintu masuk rahasian sang majikan.

“ Belum berapa lama bekerja di rumah tuan, setiap hari menyajikan kebutuhan dan keperluan keluarga Belanda. Urusan makan hingga menu wajib ditata sesuai jadwal terpampang di bahagian dapur  memang terpisah dari bangunan utama” beber si Mbah mengenang jauh kejadian misteri itu.

“ Hampir setiap bangun rumah peninggalan zaman Belanda selalu begitu to le…?!” ujarnya sembari menunjukkan lokasi pernah ditinggalinya puluhan tahun silam.  “ Usai sarapan pagi disiapkan, baru menyeberang ke bahagian lain. “ Terpentingmemberishkan debu-debu dari seluruh benda atau barang-barang”.

“ Yo iku wajib rosone dilakok e…?! Londo kui…?!” Tak ingin marah-marah atau merepet-repet jika menemukan kesalahan pembantunya. “ Dijak ngomong lan ngobrol, namun tetap berada diatas permukaan bumi , sedahgkan mereka berada atau duduk diatas kursinya” Ngono kui kebiasaan e si Mbah ??” akunya polos membeberkan perilaku kerjanya semasa aktif diperkebunan.

“Saban memauki lokasi ruangan atau kamar pribadinya, pintu rahasia itu masih terlihat jelas. “ Ukuran e nek enggak salah, sak lengen ne wong dewasa. “ Pannggona ne persis nang ngesor  amben ??” (Tempatnya itu tepat berada dibawah tempat tidurnya.red).  Membeberkan kisah nyata pernah dialaminya, bahkan tak terlupakan seumur hidupnya.

Si Mbah pekerja kontrak perempuan berasal dari Kebumen Jawa Tengah itu masih tetap segar mengingat semua peristiwa ganjil kerap ditemukannya acap kali membersihkan kamar tidur sang majikan. “ Perandang-perinding, sak ndurunge melebet nang ruangan pribadi ne majikan wong Londo kui to le…?!”

( Merinding kuat sebelum masuk ke ruangan kamar tidur  majikan orang Belanda itu.red). “Lelembut te kui, bedo-bedo leng nunggoni pintu masuk ?!” (Sosok lelembutnya selalu berbeda-beda menunggui pintu masuk rahasia itu.red).

“ Enek wong leng enggak ndui endas ?!” ( Menemukan orang tak memiliki kepala.red). “ Wedok leng nganggo selayar puteh-puteh ?!” (Perempuan kerap menggunakan pakaian selayar serba putih-putih laiknya pengantin.red)

“  Manongso kerdil lan cilik-cilik kui, mondar-mander koyo sibuk tenanan diganggoni lokasi ne ?!” (Orang kerdil sibuk bolak-balik merasa diganggu rumahnya.red)” beber si Mbah menguraikan kejadian masa lalu nasih tetap teringat dibenaknya.

Tak bertahan lama menguraikan kisah misteri pernah dialaminya semasih belia hingga berumah tangga. Pekerja ontrak berasal dari Kebumen Jawa Tangah masih tetap semangat menceritakannya. “ La ngono kui to le …?!” Ora kua meneh njagong, kudu nggeletak sambilan…??”

( Ya begitu itu, tidak kuat lagi duduk namun sambil tiduran.red). “ Roso amis lan anyir, heran ne majikanne ora enek ngomong opo-opo ??” Malahan angles nak keturon mbengi ( Bau anyir serta amis, heran majikannya jika tidur malah pulas tidak merasakan apa-apa.red). Kejadian serupa terus dijumpainya ketika membersihkan ruangan pribadi sang majikan bertahun-tahun lamnya.

Saling menyembunyikan rahasia antara majikan dan pekerja pembantu rumah tangga. Kemunculan isteri didalam runagna kamar tidur itu maih enyerahkan banyak lagi kisah langsung dijumpai pekerja pembantu rumah tangga. Tak hanya sekedar penampakkan sosok dedemit sengaja menunggui pintu rahasia.

Lokasi serta bentuk lorong rahasia itu sempat dibuka pekerja kontrak beberapa kali  membersihkan ruangan pribadi sang majikan bangsa Belanda. Lantas, hal apa saja dijumpai Si Mbah masih didalam kamar tidur juga pintu keluar rahasia sengaja diletakkan dibawah tempat tidur itu ? (bersambung)

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments