Jajaran Polres Langkat Diduga Terima Setoran : 8 Ton Bawang Merah Ilegal Di Amankan Resintelmob

Jajaran Polres Langkat Diduga Terima Setoran :
8 Ton Bawang Merah Ilegal Di Amankan Resintelmob


BINJAI-News Metrolangkat.com

Mulusnya barang-barang ilegal melintasi wilayah hukum Polres Langkat, diduga karena adanya konspirasi “main mata” antara mafia penyalur dan aparat dijajaran Polres Langkat. Hal tersebut diyakini karena mudahnya baang-barang yang dilarang secara hukum tadi lewat.

Barang-barang tersebut seperti pakaian bekas (Monza), minyak tanah, gula pasir, bawang putih dan bawang merah. Seperrti kemarin, Resintelmob detasemen A Pelopor Brimob Poldasu mengamankan dua truck yang mengangkut bawang merah impor ilegal.
Dua truck Bawang merah Ilegal yang mulus melintasi Wilayah hukum Polres Langkat diamankan Sat Brimob Poldasu Binjai.(goc)

Selain itu dihari yang sama juga mengamankan satu unit truk colt diesel bermuatan minyak mentah dari Tanjungpura. Dua truk colt diesel nopol BL 8596 Z, dan BL 8565 F, yang membawa bawang merah ilegal sebanyak 8 ton, asal negara India, di amankan di daerah Kampung Lalang- Sunggal.

"Sesuai informasi yang kami terima, bahwa ada dua unit truk pengangkut bawang merah ilegal dari Aceh akan menuju Medan, setelah truk terlihat, Personel kita terus membuntuti truk ini dari daerah langkat, dan kita amankan di kampung lalang," ungkap kepala detasemen  Kaden) A Pelopor Brimob Poldasu, AKBP Nugroho Tri Nuryanto,SH,SIK,MH.
Minyak tanah ILegal asal langkat diamankan sat Brimob Poladasu Binjai

"Bawang merah ilegal ini, tidak di lengkapi dengan dokumen yang lengkap, dan rencananya akan di bawa ke daerah Helvetia Medan," sambungnya. Sementara itu, Anto (40), salah seorang driver yang membawa truk bermuatan bawang merah ilegal mengakui, dirinya tidak tahu barang tersebut milik siapa.

"Saya tidak tau bawang itu milik siapa, kami hanya di suruh membawakan saja, dan di bayar Rp. 2.500.000untuk ongkos semuanya," ungkapnya tertunduk lesu. Selanjutnya, bawang merah ilegal tersebut akan di serahkan ke ditreskrimsus Polda Sumut untuk di tindak lanjuti.

Pantauan News Metrolangkat.com, lolosnya bawang ilegal tersebut hingga melintasi wilayah Binjai dan memasuki Medan sebenarnya hal yang mustahil jika aparat dijajaran Polres Langkat tidak ada apa-apanya dengan para mafia ini.

Sebab, untuk bisa sampai ke Binjai dari Aceh, angkutan Ilegal tersebut harus melintasi 7 Polsek dan Polres, yakni Polsek Besitang, Polsek Pangkalan Susu, Polsek Brandan, Polsek Gebang, Polsek Tanjungpura, Polsek Hinai dan Polsek Stabat, serta Polres Langkat dan beberapa Pos polisi lalu lintas (Polantas).

“ Mana mungkin bisa lolos sampai ke Binjai atau Medan kalau memang tidak ada apa-apanya dengan aparat penegak hukum dijajaran Polres Langkat. Apalagi semua orang tau kalau diwilayah hukum Polres Langkat Polisinya paling rajin melakukan razia, baik siang maupun malam, bahkan diniharipun razia di Langkat masih ada.

Jadi sesuatu yang mustahil kalau tidak ada kongkalikongnya, yang kita tahu setiap menit petugas dijajaran Polres Langkat seliweran, baik dari satuan Sat Reskrim, Sabhara, Satlantas dan Sat Intelnya, kalau dibilang ngak tau, itu sudah ngak mungkin,” ujar seorang warga mengomentari kasus bawang Ilegal yang diamankan di Binjai ini.(go)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments